-
Convallis consequat
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
-
Augue nullam mauris
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
-
Donec conubia volutpat
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
-
Primis volutpat tempor
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
Dishub Jatim : Gratis Mudik Bareng Pendaftaran Dimulai 15 Juli.
Kabar7news.com.surbaya -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Prov Jatim menyelenggaraan angkutan mudik dan balik gratis pada Lebaran 2013 dengan menyiapkan 300 unit bus. Untuk itu, masyarakat yang berminat bisa mendaftarkan pada 15 Agustus mendatang di Kantor Dishub dan LLAJ Jatim Surabaya.Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub dan LLAJ Jatim Sumarsono, di Surabaya, Rabu (10/7/2013) mengatakan, mudik program Pemprov Jatim ini utamanya diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari kepedulian sosial kepada wong cilik yang telah dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkannya.
“Tidak itu saja, mudik gratis menggunakan bus ini juga dapat menciptakan ketaatan berlalulintas serta adanya kepastian pelayanan angkutan untuk pulang bagi para buruh-buruh pabrik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk mudik dan balik Lebaran tahun ini menggunakan bus, Pemprov Jatim menyediakan sebanyak 300 bus. Jumlah ini masih dimungkinkan akan bertambah yang diperelah dari bantuan Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim.
Untuk pendaftaran mudik gratis ini, katanya, segera dilakukan. Khusus mudik gratis menggunakan armada bus, pendaftaran dimulai 15 Juli 2013 sampai kuota penuh. Sedangkan pendaftaran baliknya mulai 10 – 18 Agustus 2013. Untuk pendaftaran mudik gratis dilakukan di Kantor Dishub dan LLAJ Jatim Jl A Yani 268 Surabaya. “Syarat pendaftaran, masyarakat cukup membawa fotocopy KTP atau KK. Pemberangkatan bisa dilakukan di PT Maspion, PWNU, maupun ITS,” paparnya.
“Mudik gratis ini melayani seluruh kabupaten/kota di Jatim. Jadi tak perlu khawatir masyarakat yang jauh seperti di Pacitan atau Ngawi, karena mudik gratis ini sampai di kabupaten itu,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, tujuan mudik gratis dan balik angkutan bus ini diharapkan akan dapat mengurangi jumlah kepadatan kendaraan di jalan serta dapat memperkecil kejadian kecelakaan di jalan pada saat Lebaran mendatang.
Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan ini, selain itu, juga bisa mengurangi kecelakaan lalulintas di jalan, terutama pada pemudik yang menggunakan sepeda motor (roda dua).
Menurutnya, adanya mudik gratis dapat membantu serta memberikan kesempatan pulang ke kampung halaman dengan cara aman dan nyaman serta tidak dipungut biaya sehingga uangnya bisa digunakan untuk keperluan yang lain,” ujarnya. (Ir/ris)
Satpol PP,Bongkar Reklame Tak Berizin,Nemui Kesulitan Di Lokasi.
MenurutPetugas,pembongkaran tempat reklame tersebut diakuinya,”Tingkat kesulitannya Sangat sulit sebab,Pembongkaran kerangka tempat reklame yang berbentuk besi dengan ukaran yang besar harus,mendatangkan alat berat,apalagi keberadaan tempat reklame dekat dengan tempat Cafe,” Ujar Deny Upah Maho Kepala Bidang Pengembangan kapasitas Sat Pol PP surabaya. rabu (10/072013) Pembongkaran tempat reklame milik CV Orscar Adtervising yang ada jalan tidar terpaksa harus dibongkar oleh petugas sat pol pp dibantu dari tim reklame yang sudah mendapat rekomendasi dari DCKTR membutuhkan waktu dua hari, ini merupakan bagian titik pertama 50 reklame yang harus dibongkar dari jumlah sebanyak 843 reklame yang tidak memiliki izin belum lagi reklame yang ada di tempat percil-percil di yang ada di surabaya. (Ir)
Pemkot Menggelar Bazar Pasar Murah Di 10 Titik Lokasi.
Kabar7news.com.Surabaya – Bazar Ramadhan yang digelar Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya kembali hadir di tengah masyarakat Kegiatan rutin tahunan ini, setidaknya mampu menjadi solusi ditengah melambungannya harga kebutuhan pokok saat Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 H.Tahun ini, pemkot menggelar bazar pasar murah di 10 titik lokasi meliputi, sentra ikan bulak (11,12,13 Juli), Rusun Randu (12,13,14 Juli), Rusun Penjaringan Sari (13,14,15 Juli), Lapangan Gunung Anyar (14,15,16 Juli), dan Rusun Grudo (18,19,20 Juli). Selain itu, bazar juga diadakan di lapangan voli Simohilir (19,20,21 Juli), halaman kantor Kecamatan Tandes (20,21,22 Juli), halaman gedung Pandan Sari, Kecamatan Benowo (21,22,23 Juli); halaman SMP Negeri 11 (26,27,28 Juli) serta lapangan Waru Gunung (27,28,29 Juli).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro, mengatakan, sepuluh lokasi tersebut mendapat prioritas lantaran mayoritas penduduknya berpenghasilan menengah ke bawah. Sebagaimana diketahui, fenomena kenaikan harga ketika masuk bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri selalu terjadi setiap tahun. Kondisi tersebut tentu cukup memberatkan sebagian warga, terutama yang berpenghasilan pas-pasan.
Selain bertujuan menyediakan aneka barang kebutuhan dengan harga yang terjangkau, Bazar Ramadhan lanjut Widodo, juga sebagai momen memperkenalkan produk usaha produsen dan usaha kecil menengah (UKM) kepada masyarakat. “Jenis produk yang dijual meliputi sembako, pakaian,
makanan, minuman, aksesoris, buku, kerajinan tangan, dan lain sebagainya,” ujar mantan Kabag Perekonomian ini, Rabu (10/07/2013)
Dia menambahkan, khusus untuk seluruh rangkaian bazar kali ini, Disperdagin melibatkan 30 perusahaan produsen dan 122 UKM. “Harapannya, kegiatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” kata Widodo. (Ir).
Pemkot Akan Naikkan Denda Bagi Pelanggar IMB Sebesar 10 Persen .
Kabar7news.com.Surabaya- Rencana pemerintah kota (pemkot) Surabaya, yang bakal menaikan denda bagi pelanggar ijin mendirikan bangunan (IMB) sebasar 10 persen dari nilai bangunan, menuai sorotan tajam dari sejumlah anggota Komisi D DPRD Surabaya. Para anggota legislatif itu menilai, langkah pemkot tersebut sudah sangat terlambat.“Saya tidak tahu, apa yang membuat pemkot baru sekarang akan memberlakukan denda 10 persen ini,” ujar Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, Rabu (10/7/2013).
Menurut Khusnul Khotimah, mengacu pada surat edaran yang diberikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), seharusnya denda sepuluh persen bagi pemilik bangunan yang melanggar sudah diterapkan sejak beberapa tahun yang lalu. Mengingat, surat edaran yang diberikan Mendagri sudah cukup lama. Yaitu pada tahun 2002.
Berbeda dengan Khusnul Khotimah, anggota Komisi D lainya Masduki Toha lebih menyoroti masalah perubahan alih fungsi lahan. Dimana antara rencana tata ruang wilayah (RTRW) tahun 2007 dengan RTRW yang baru ditemukan banyak perbedaan.
“Dalam rabat badan musyawarah (Banmus), kami mendapat pencerahan soal masalah ini,” kata Masduki Toha.
Maduki Toha mencontohkan alih fungsi lahan terbuka hijau (RTH). Menurutnya, jika mengacu RTRW tahun 2007 lahan yang masuk wilayah RTH tidak boleh dimanfaatkan. Sedangkan dalam rencana tata ruang wilayah yang baru, larangan tersebut sudah tidak ada. Akibatnya, kini mulai banyak pengembang yang berlombah-lombah melakukan pembangunan.
“Ini yang membingungkan. Seandainya dinyatakan melanggar, lalu nanti dendanya diikutkan aturan yang mana?. Sebab saat ini, banyak terjadi pembangunan proyek fisik dengan alasan mengikuti RTRW baru,” tanya Masduki Toha.
Apalagi, sesuai dengan rancangan pembangunan jangkah menengah daerah (RPJMD) juga menggunakan RTRW yang baru sebagai acuanya. Makanya, tidak mengherankan bila saat ini ada usulan rencana tata ruang wilayah Kota Surabaya tidak segera digedok.
“Saran saya, biar tidak terjadi pelanggaran dikembalikan dulu hingga RTRW yang bari digedok,” saran legislator asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Sementara menyikapi pernyataan yang disampaikan sejumlah Komisi D, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Eri Cahyadi, secara tegas menyatakan sebagai pemangku kekuasaan di Surabaya pihaknya tidak bisa begitu saja menyetop perijinan yang diajukan masyarakat. Sebagai gantinya, pihaknya menggunakan Perda No 3 tahun 2007 sebagai dasar.
“Itu artinya, untuk pengajuan ijin IMB, kita tidak mangacu pada RTRW. Tapi perda tadi itu. Harusnya, jika mengacu pada RTRW sekarang, maka pembangunan juga harus dikerjakan saat ini,” tegas Eri Cahyadi.
Sebab, jika sampai pemerintah kota berhenti melayani, tentu jumlah bangunan yang tidak berijin di Surabaya akan semakin banyak. Sebagai solusinya, pemkot berencana mengganti lahan yang dimiliki warga.
“Itu adalah bentuk tanggung jawab dari pemerintah kota. Dan ganti rugi tersebut, hanya diberikan bagi bangunan yang dikerjakan sebelum terbitnya Perda No 3 tahun 2007,” tandas pria yang menggantikan posisi Agus Imam Sonhaji itu.
Sementara untuk pemberlakuakn denda 10 persen bagi pemilik bangunan yang melanggar, menurutnya, langkah itu sebagai ganti terhadap perda lama yang hanya memberikan denda maksimal Rp 50 juta bagi pelanggar.
“Saya harap warga tidak takut. karena untuk hitung-hitunganya kami memiliki mekanisme sendiri. Apalagi, besaran denda yang diberikan antara rumah hunian dengan pergudangan dan hotel juga tidak sama,” pintanya.(Ir/Tr)
Awal Ramadhan,Polres Klaten Sisir Pedagang Petasan.
Kabar7news.com.Klaten – Dalam rangka menjaga kondisi Kamtibmas saat bulan Ramadhan 1434 H, petugas Satuan Sabhara Polres Klaten, Rabu (10/07/2013) melakukan razia petasan di sejumlah pedagang di wilayah Klaten.Awalnya razia dilakukan di Klaten Kota, namun sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang yang biasanya berjualan petasan ternyata tidak ditemukan petugas. Bahkan, sebuah swalayan besar yang biasanya menyediakan petasan setelah didatangi petugas juga tidak menemukan satupun jenis petasan.
Kemudian razia dilanjutkan ke wilayah Delanggu. Di sebuah PKL yang berlokasi di perempatan Pasar Delanggu, petugas mencoba satu persatu jenis kembang api maupun mercon yang dijualbelikan dengan cara dinyalakan. Hasilnya petugas menemukan sekitar 5 jenis petasan yang bisa meledak. Petasan yang berdaya ledak cukup keras itu langsung didata petugas dan disita sebagai barang bukti.
Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kasat Sabhara AKP Mardjuki mengungkapkan, razia terhadap petasan akan terus dilakukan hingga mendekati lebaran, untuk menjaga kondisi kamtibmas dan memberi ketenangan kepada umat islam yang sedang menjalankan puasa. “Diduga pada awal Puasa ini masih banyak pengepul petasan yang belum mengeluarkan dagangannya, namun kami akan terus melakukan razia petasan disejumlah pedagang,” ungkap AKP Mardjuki kepada Timlo.net.
Selain merazia petasan, petugas juga merazia sejumlah lokasi yang disinyalir masih digunakan sebagai lokasi prostitusi, seperti di Desa Gatak, Delanggu dan Sigayor, Bulan, Wonosari. Namun dari 2 lokasi tersebut petugas tidak menemukan seorang PSK maupun lelaki hidung belang.(Ir/Sb-timlo)
7 ABG Digrebek,Saat Sahur Bersama Sambil Pesta Minuman Keras ( Miras )
Kabar7news.com.Klaten – Sebanyak 7 anak baru gede (ABG), yang salah satunya masih berstatus sebagai siswi di salah satu SMK negeri di wilayah Klaten, Rabu (10/7) dinihari, ditangkap di salah satu rumah di wilayah Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan karena diduga melakukan pesta minuman keras.Ketujuh remaja itu, terdiri 4 di laki-laki dan 3 perempuan. Mereka masing-masing NSP (18) warga Danguran, BF (17) warga Glodokan, AJ (20) warga Mojayan dan MNC (19) warga Trunuh. Sedangkan yang perempuan adalah AML (18) warga Mojayan, ANP (18) warga Duwet, Ngawen, dan HMS (17) warga Duwet, Ngawen.
Dari tangan ketujuh remaja itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sisa Miras jenis ciu yang masih di dalam tempat minuman atau teko. Ketujuh ABG tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Klaten Kota untuk didata dan diberi pembinaan.
Di hadapan polisi, mereka mengaku awalnya hendak sahur bersama. Namun ternyata sang pemilik rumah, MNC (19) justru menyediakan ciu. “Saya cuma nonon TV dan awalnya ingin sahur, gak tahu kok ada Miras,” ujar AML kepada Timlo.net.
Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kapolsek Klaten Kota AKP Herus Setyangingsih mengungkapkan, penangkapan ketujuh remaja yang diduga pesta Miras itu berawal dari adanya laporan masyarakat. “Setelah ada laporan dari masyarakat, petugas kami langsung menuju salah satu rumah yang berlokasi di Trunuh dan berhasil mengamankan ketujuh remaja yang sedang pesta Miras,” ungkap Herus Setyaningsih.
Ketujuh remaja itu kemudian didata dan diberi pembinaan. Mereka juga dipertemukan dengan orang tua masing-masing agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Sementara bagi remaja yang terbukti sudah mengkonsumsi Miras bakal dikenai sanksi tindak pidana ringan (Tipiring).(Ir/Timlo)
Camelia Malik Prihatin Nasib Dangdut
Kabar7news.com-Jakarta - Pedangdut wanita yang pernah dijuluki sebagai ‘Diva Dangdut
Indonesia’, Camelia Malik, mengaku prihatin dengan kondisi musik dangdut
saat ini. Banyaknya kecaman dari berbagai pihak yang menyatakan dangdut
adalah musik seronok membuat kejayaan musik ini hampir hilang.
Persipura Tetap Yang Terbaik di LSI
Persipura Jayapura akhirnya harus menelan kekalahan perdana di musim
ini. Setelah mengarungi 25 pertandingan tanpa terkalahkan. Persipura
dikandaskan Barito Putra 1-0 di stadion Demang Lehman Martapura, Selasa
(25/6) lalu. Otavio Dutra, bek Persipura, mencetak gol bunuh diri di
menit 88 untuk memberi kemenangan pada klub kebanggaan warga Banjarmasin
itu. Lantas, apakah ini sinyal bahwa Persipura sudah mulai kelelahan dan bisa dijegal dalam persaingan memperebutkan gelar juara Liga Super Indonesia musim 2010/2013? Rasanya tidak.
Kekalahan ini justru akan mempertebal motivasi pemain Persipura untuk bisa memperbaiki penampilannya. Kini, mereka akan sadar bahwa apa yang sudah mereka capai belum sempurna dan terlalu dini untuk mengklaim sudah juara karena liga belum usai dan masih menyisakan delapan pertandingan lagi.
Absennya Gerald Pangkali dan Lim Jun Sik dituding sebagai biang kekalahan Persipura. Immanuel Wanggai dan Zah Rahan kesulitan mengalirkan bola tanpa kehadiran Lim Jun Sik yang merupakan gelandang bertahan terbaik di LSI sejauh ini. Lim tercatat sebagai gelandang dengan tekel sukses per pertandingan terbanyak kedua (3,75 tekel per pertandingan) dan umpan sukses per pertandingan terbanyak di LSI dengan 56,43 umpan per pertandingan.
Ketidakhadiran Lim jelas membuat aliran bola tidak lancar dan juga tidak ada pemain yang handal menyaring serangan lawan sebelum memasuki jantung pertahanan.
Lini tengah akan jadi pekerjaan rumah utama untuk Jacksen F. Thiago. Kalau Gerald Pangkali dan Lim Jun Sik bisa bermain tidak jadi soal, tapi ketika mereka harus absen jelas Jacksen perlu memutar otak. Jacksen bisa mulai mencoba memberi latihan tambahan dan kesempatan bermain lebih untuk Alom, pemain muda Persipura, guna menjadi pelapis pemain utama sekaligus bisa mengurangi beban Immanuel Wanggai sebagai punggawa lini tengah Persipura. Soal membina pemain muda, Jacksen adalah salah satu yang terbaik di Indonesia.
Aktor Berpengaruh di Persipura
Tidak bisa dipungkiri bahwa Jacksen merupakan aktor paling berpengaruh yang bisa membuat Persipura menjadi tim paling superior di LSI. Tidak hanya musim ini, tapi sejak LSI bergulir Persipura selalu berada dalam barisan depan untuk mengejar gelar LSI.
Jacksen mulai melatih Persipura sejak lima tahun lalu. Dia sudah hapal betul dengan karakter timnya serta pemainnya. Ini membantunya untuk membangun kedekatan dengan pemain. Persipura yang dihuni sebagian besar bakat Papua yang biasa dikenal “sulit diatur” bisa menjadi “anak baik” di bawah asuhannya. Pelatih asal Brasil ini tidak hanya bisa jadi sosok pelatih yang berwibawa tapi sekaligus sebagai ayah dan motivator ulung bagi timnya.
Pelatih yang pernah membela Persebaya Surabaya dan Petrokimia Gresik ini juga handal dalam meracik strategi. Jacksen lah yang mengubah secara perlahan gaya main Persipura yang akrab dengan pola 3-5-2 dan 4-4-2 ketika diasuh oleh Rahmad Darmawan menjadi skema lebih ofensif dalam pola 4-3-3 atau 3-4-3. Persipura bisa mendikte jalannya permainan dan bisa mencetak banyak gol. Di musim ini, selain memimpin klasemen, Persipura menjadi klub tersubur dengan 72 gol.
Jacksen tentu tidak bekerja sendirian, dia ditunjang oleh materi pemain mumpuni. Skuat Persipura rata-rata dihuni pemain dengan teknik di atas rata-rata pemain Indonesia. Tidak ada pemain jelek di tim inti Persipura. Mereka juga punya pemain cadangan yang punya kualitas setara. Di lini depan misalnya, mereka punya Boaz Solossa, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, hingga Lukas Mandowen. Empat pemain depan yang punya standar kelayakan untuk memperkuat timnas. Pemain di tim ini mayoritas sudah bersama lebih dari satu musim sehingga kekompakan pun sudah terjalin.
Boaz Solossa yang kini sudah berusia 27 tahun semakin tajam dan dewasa. Bochi, sapaan akrab Boaz, kini menjadi pemain paling subur di klub maupun di LSI dengan 23 gol. Boaz seakan terlahir kembali setelah musim lalu absen panjang lantaran mengalami cedera parah di lutut kakinya.
Nama Boaz yang melejit pertama kali ketika dipanggil masuk timnas untuk Piala AFF 2004 oleh Peter White ini dua kali mengalami cedera parah. Dan hebatnya, kedua momen itu tak menghancurkan karir Boaz. Setelah sembuh, Bochi langsung memberi penampilan brilian.
Dialah pemain paling penting di skuat Persipura. Tidak hanya dalam mencetak gol, peran Boaz nyata dalam memimpin rekan-rekannya. Boaz mampu menjadi pemimpin dan motivator bagi rekan setimnya dengan ban kapten melingkar di lengan kirinya. Sejak ditinggal Eduard Ivakdalam tiga tahun lalu, Boaz memang pemain yang paling bisa menggantikan sosok pemimpin di Persipura. Wajar jika kemudian Boaz pun jadi kapten di timnas setelah Bambang Pamungkas mengundurkan diri.
Pemain Asing dengan Kualitas Terbaik
Mayoritas skuat Persipura merupakan anak-anak Papua. Mereka ini lantas dikombinasikan dengan pemain asing yang punya kualitas bagus. Ada lima pemain asing. Zah Rahan dan Lim Jun Sik di sektor tengah. Duet Octavio Dutra dan Bio Paulin di jantung pertahanan, serta kiper asal Korea Selatan, Yoo Jae-hoon. Mereka ini pemain asing dengan kualitas tidak diragukan lagi.
Zah Rahan merupakan anggota skuat timnas Liberia. Zah pun dipanggil untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014. Tidak banyak pemain asing yang berlaga di Indonesia yang bisa menembus skuat timnas negaranya. Zah datang pertama kali di musim 2010/2011 dari Sriwijaya FC. Kontraknya mencapai angka Rp 1,2 miliar setiap musimnya. Zah memang didatangkan untuk mengisi bagian penting tim sebagai playmaker menggantikan peran Eduard Ivakdalam. Harga mahal memang layak untuknya yang mampu memberi umpan akurat sekaligus mengatur tempo permainan. Beberapa kali Zah juga jadi pemain yang bisa memecah kebuntuan Persipura. Kombinasinya dengan Lim Jun Sik jadi salah satu duet gelandang terbaik di Indonesia saat ini.
Trio pemain asing di lini belakang, Dutra, Bio Paulin, dan Yoo Jae-hoo, sudah tak perlu diragukan lagi perannya. Hanya kebobolan 17 gol dari 29 pertandingan membuat tim ini menjadi yang paling sedikit dibobol lawan. Hanya Arema yang bisa menyaingi dengan kebobolan 25 gol. Klub lain sudah kebobolan lebih dari 30 gol di musim ini.
Konsistensi permainan dan kerja keras dari seluruh elemen tim di musim ini jelas akan membawa Persipura menjadi juara LSI untuk keempat kalinya. Di sisi lain, klub pesaingnya juga mulai kedodoran. Arema yang berada di peringkat kedua baru mengoleksi 56 poin, 14 poin tertinggal (Persipura 70 poin). Persib dan Sriwijaya FC masing-masing 54 poin dan 52 poin.
Di dua pertandingan terakhir, Persipura menunjukkan superioritasnya dengan selalu menang dengan skor besar, mengalahkan Persidafon 8-1 dan menundukkan Persiram 3-0. Mungkin, hanya keajaiban yang bisa menggagalkan Persipura meraih gelar ketiganya di LSI (juara musim 2008/2009 dan 2010/2011, di tahun 2005 Persipura juara tetapi saat itu belum bernama LSI).
Sidang Paripurna-Diwarnai Hujan Intrupsi,Bahas,Pembentukan Panitia Khusus (Wawali)
Kabar7news.com.Surabaya -Sidang rapat paripurna yang dilangsungkan di gedung DPRD Surabaya,diwarnai hujan intrupsi oleh beberapa anggota dewan Selasa (09/07/2013) dalam rapat tersebut, dengan agenda pmbentukan panitia khusus (Pansus) pemilihan calon wakil walikota (wawali) itu, para anggota legislatif mempersoalkan agenda rapat yang tidak sesuai dengan hasil yang telah disepakati dalam forum rapat badan Musyawarah (Banmus).“Lembaga legislatif adalfoto-01 rapat paripurnaah lembaga terhormat. Hendaknya, dalam setiap agenda yang diselenggarakan disesuaikan dengan kesepatan yang telah diambil sebelumnya,” ujar Anggota Komisi D (pendidikan dan kesra) DPRD Surabaya, Masduki Toha, Selasa (9/7).
Menurut Masduki Toha, dalam forum rapat banmus sebenarnya telah disepakati bahwa agenda paripurna kali ini adalah pembentukan panitia pemilih (panlih). Makanya, sangat mengerankan bila saat ini yang dibahas adalah soal pembentukan pansus pemilihan wawali.
“Saya hanya ingin meluruskan agar dikemudian tidak terjadi masalah,” tegas anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
hal lain yang membuat dirinya tidak mengerti adalah soal landasan hasil konsultasi yang dijadikan dasar dalam rapat badan musyawarah. Karena, jauh sebelumnya, Komisi B (perekonomian) juga pernah melakukan konsultasi untuk perkara yang sama ke kementerian dalam negara (kemendagri).
Anehnya, imbuh Masduki Toha, mayoritas anggota Komisi B yang menjadi anggota banmus diam saja ketika yang dibahas dalam rapat badan musyawarah merupakan hasil konsultasi yang dilakukan Whisnu Sakti Buana (WS).
“Tolong, kebiasaan lama yang ada di DPRD Surabaya jangan dipertahankan. Harusnya pimpinan memberikan penjelasan soal hasil konsultasi mana yang akan digunakan sebagai landasan dalam rapat banmus,” tegasnya.
Anggota DPRD lainya, Tri Setijo Puruwito juga meminta agar dalam rapat paripurna kali ini agenda yang dibahas disesuaikan dengan hasil keputusan banmus, Oleh karena itu, ia menyarankan agar dalam forum paripurna kali ini disepakati agenda mana yang akan dibahas.
“Jika memang nanti tidak menemui titik terang. Lebih baik rapat paripurna ini ditunda. Sebab untuk melakukan prubahan juga harus dilakukan melalui forum banmus,” tandas Tri Setijo Puruwito.
Sekretaris Partai Golkar (FPG) Erick Reginal Tahalele meminta agar pembentukan pansus disesuikan dengan tatib yang ada. “Memang ada anggota FPG yang masuk dalam susunan pansus, termasuk saya. Tapi, harusnya dimasukan sebagai anggota pansus menunggu surat yang dikirimkan fraksi masing-masing anggota dewan,” saran Erick.
Tidak mau kalah dengan para anggota dewan yang memprotes agenda rapat paripurna, Wakil Ketua Fraksi partai demokrasi indonesia perjuangan (FPDIP) Armuji meminta agar pimpinan rapat memberikan kpastian soal masalah dipersolakan oleh sebagian anggota legislatif.
“Sekarang kuncinya ada di pimpinan yang ada di depan. Kalau pimpinan menghendaki rapat parupurna diteruskan, ya monggo (silakan, red) dilanjutkan,” tegas Armuji.
Menyikapi intrupsi yang disampaikan anggota dewan, pimpinan rapat paripurna kali ini Akhmat Suyanto secara tegas menyatakan, terkait perubahan agenda dalam rapat paripurna tidak menyalai tatib yang berlaku,hingga sidang rapat paripurna sempat diskors selama 5 menit untuk melakukan koordinasi dengan para pimpinan fraksi masing-masing.
“pergantian itu, sudah sesuai dengan hasil yang diakukan unsur pimpinan dewan. Dan itu tidak menyalahi prosedur apapun,” tegas Akhmad Suyanto.
Hal Senada dengan Akhmad Suyanto, Ketua DPRD Surabaya, Mochammad Machmud menyatakan, sesuai dengan keterangan yang diberikan Kasubbag Perundangan DPRD Emanuel Playtuka pasca melakukan konsultasi ke sejumlah daerah yang pernah melakukan pergantian kepala daerah ada beberapa perbedaan.
‘Kalau di Mojokerto, itu dibentuk Panlih. Itu sesuai dengan PP No 24 tahun 2005. Sedangkankan kita mengikuti UU terbaru, yaitu PP No 16 tahun 2010,” jelas Machmud. (Red)
Polrestabes Surabaya,Tangkap Komplotan Pembobol ATM.
Kabar7news.com.surabaya – Aksi Komplotan pembobol ATM yang di otaki Rudi Hermawan (34) warga Tanggulangin Sidoarjo, pria asal lampung selatan ini melibatkan anggota keluarga, Irvan Yusa (23), dan Vivit Chandra (30) keduanya merupakan famili tersaka yang berasal darai kampung halamannya Lampung.Ketiga tersangkPetugas kepolisian menunjukan BBa ini, mempunyai 15 kartu ATM dari berbagai jenis Bank, mereka berkelompot mencari orang untuk membuka rekening, dengan imbalan 600 setiap pembukaan rekening,namun modus dari ketiganya ini cukup unik mereka membobol ATM dengan hanya mematikan powernya.
“Modus dari tersangka ini sangat unik, dimana mereka melakukan dengan penarikan tunai dengan nominal maksimal, setelah uang sudah dibibir ATM mereka peganng uang lalu mematikan power,” Papar Kapolrestabes Surabaya Kombes Setija Junianta.
Setelah tersangka menyalakan kembali Power tersebut, maka saldo yang ada direkening tidak terbaca dan tidak berkurang,” tambah,Setija.
Petugas masih memperdalam tempat lain sasaran tersangka, akibat dari perbuatannya ketiga bersaudara ini dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman selama lamanya 9 tahun penjara.(Ir/fik)
Gara-Gara SMS Mesra,Istri Di Pukul Pakai Sandal.
Kabar7newsw.com.surabaya – Gara gara sms mesra, yang masuk ke HP Istrinya, membuat hati Didit Febrianto (25) warga JlAsem Jajar Gg V, Naik darah saat ditanya Nurul Rahmawati wanita yang dinikahi secara siri ini malah mengelak dan mengolok tersangkaTersangka masih bisa bfoto Tersangka KDRTersabar, dengan berlalu membawa anaknya pergi ke Rumah orang tuanya, namun disini aksi KDRT ini berawal, karena tidak tahan dengan perkataan istrinya yang sangat tidak dapat diterima
Dia bilang gak usah gaya, kemblikan Fasa, itu bukan Anak kamu,” Ucap Didit menirukan ucapan istrinya. Spontanitas tersangka Minggu (30/6) mendatangi istri di kos yang selama ini ditempati, tanpa banyak tanya bapak satu anak ini melayangkan bogem mentah kearah kepala dan lengan Nurul
Merasa kurang puas tersangka melihat sandal disekitar lantas mengambil dan menghajar kearh kepala Korban, mendapat perlakuan yang tidak disangka Nurul lari kerumah orang tuanya yang tak jauh dari tempat kosnya.
“Tersangka kami amankan dirumahnya, setelah mendapat laporan dari korban dan Orang tuanya,” Papar Kapolsek Bubutan Kompol Suryo Hapsoro, korban dipukul dengan sandal karena Cemburu,” Tambah Suryo
Tersangka yang pernah menduda ini sempat SMS pada korban dan Mengancam akan membunuh, dari tindakannya tersangka dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.(Ir/Fik)
Awas Penipuan,Mengatasnamakan Pejabat Pemkot Surabaya.
Kabar7news.com.Surabaya-Kepala Badan kepegawaian dan Diklat (BKD) kota surabaya memberikan himbauan kepada masyarakat terhadap penipuan lewat telepon selular yang mengatasnamakan pejabat pemkot surabaya yang kembali marak setelah pasca pelantikan dan mutasi pejabat pemkot beberapa hari lalu. Modus yang dilakukan pelaku, memakai nama pejabat pemkot surabaya,dengan meminta transfer sejumlah uang ke rekening tertentu,untuk bisa diterima menjadi pegawai sipil atau jabatan tinggi di pemerintahan kota surabaya,demi mengeruk keuntungan pribadinya sendiri. Menurutnya, Penipuan yang menggunakan nama pejabat pemkot memang masih terjadi namun ditegaskan,itu hanyalah ulah orang yang tidak bertanggung jawab yang mencari keuntungan pribadinya sendiri,”Tegas Yayuk Eko Agustin,kepala Kepegawaian dan Diklat (BKD)surabaya. Penipuan yang menggunakan nama pejabat pemkot tersebut, sudah di laporkan pada pihak kepolisian polrestabes surabaya dan berharap masyarakat berhati-hati,dan jangan mudah percaya pada oknum atau orang yang menggunakan nama pejabat pemkot untuk bisa diterima menjadi pegawai sipil atau jabatan tinggi di pemerintah kota surabaya,Pungkasnya.Lanjut Yayuk,trik yang paling banyak digunakan yakni dengan iming-iming mampu menaikan jabatan seseorang maupun mampu memasukan seseorang agar bisa diterima menjadi calon PNS,padahal hingga saat ini pihaknya belum ada informasi pembukaan pendaftaran calon PNS,dan rencananya akan berangkat ke jakarta pada 15 juli mendatang untuk menerima susunan formasi CPNS yang dibutuhkan pemkot soal penerima calon PNS 2013.
Yayuk mengatakan, pemkot mengajukan 130 orang. Ditambah 309 jatah formasi pemkot yang tidak diambil pada 2012 lalu. Namun, itu masih sebatas usulan, diterima atau tidak tergantung kebijakan pemerintah pusat. Lebih lanjut, dia mengungkapkan, sebenarnya jumlah pegawai di lingkup Pemkot Surabaya masih belum bisa dikatakan ideal. Kondisi itu disiasati dengan memaksimalkan fungsi pegawai serta memerger jabatan hingga merger sekolah. “Dalam pengajuan usulan jatah penerimaan calon PNS 2013 kami mencoba realistis. Mengingat, formasi yang tersedia bagi seluruh wilayah Indonesia ini hanya 60 ribu orang. Jumlah itu harus dibagi seluruh instansi pemerintah se-Indonesia. Makanya, kami lakukan optimalisasi pegawai agar kinerja bisa tetap maksimal meski jumlah pegawainya kurang,” pungkas Yayuk. (Ir)
Selama Puasa,Pemkot Surabaya Berlakukan Jam Kerja Bagi Pegawai Sipil.
Jelang Ramadhan Satpol PP Gencar Lakukan Operasi.
Pencairan BLSM Di Kec Sambikerep Lancar.
187 Pejabat Pemkot Dimutasi,Hedro Gunawan Jabat Sekkota Surabaya.
Hendro yang sebelumnyFoto pelantikan pejabat pemkot sby 2a sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeko), didaulat sebagai Sekkota definitif menggantikan Soekamto Hadi yang kini menjadi narapidana kasus gratifikasi.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur nomor 821.2/426/212/2013 tentang Pengangkatan dalam Jabatan.
Surat tertanggal 18 Juni 2013 itu juga menyatakan bahwa Hendro resmi menjalankan peran barunya terhitung sejak tanggal pelantikan.
Posisi Kepala Bappeko tersebut kini dijabat oleh Agus Imam Sonhaji, mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR).
Sementara DCKTR dijabat oleh Eri Cahyadi dengan status pelaksana tugas (plt). Dia juga merangkap jabatan sebagai Kepala Bidang Tata Bangunan di dinas yang sama.
Selain Hendro dan Agus, Febria Rachmanita diberi kepercayaan mengepalai Dinas Kesehatan (Dinkes), Febria selama ini sudah menjalankan tugasnya sebagai Plt. Kadinkes, menggantikan Esty Martyana Rachmie yang pensiun beberapa waktu lalu. Namun, baru sekarang statusnya ditetapkan sebagai pejabat definitif.
Sementara, Eko Agus SupFoto Pelantikan Pejabat Pemkot sbyiadi, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) diberi mandat memimpin Badan Koordinasi Pelayanan dan Penanaman Modal. Posisinya di Disperdagin diisi Widodo Suryantoro yang sebelumnya menjabat Kabag Perekonomian.
Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pelantikan Sekkota kal ini sedikit mendobrak tradisi yang ada. Selama ini, prosesi pengambilan sumpah Sekkota selalu dilaksanakan tersendiri, tidak digabung dengan pelantikan pejabat lain.
“Mutasi atau perpindahan jabatan merupakan suatu hal yang lumrah. Termasuk Sekkota juga sama-sama sebagai abdi masyarakat. Jabatan adalah amanah. Yang terpenting bagaimana menjalankan tugas baru dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Risma menyatakan, pergeseran posisi di lingkup pemkot dilakukan bukan atas dasar suka atau tidak suka, melainkan dengan mempertimbangkan penempatan pejabat sesuai kompetensinya
“Saya juga menekankan para camat dan lurah lebih rajin turun ke masyarakat,” pesannya kepada seluruh peserta pelantikan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Yayuk Eko Agustin, menambahkan, total pejabat yang dimutasi sebanyak 187 orang. Rinciannya, promosi 106 orang dan rotasi 81 orang. Jika dilihat berdasar eselon, eselon II.a 1 orang, II.b 6 orang, III.a 12 orang, III.b 23 orang, IV.a 110 orang, dan IV.b 35 orang.(red)
PPDB – Maraknya Orang Tua Siswa Baru Wadol Ke Anggota Dewan.
Walikota Membuka Pagelaran Cross Culture Festival ( CCF ) Di Balai Kota.
Pasrah,,, BLSM Disunat Rp 150 Ribu.
Kabar7news.com.Nganjuk - Warga miskin di beberapa desa di Kecamatan Loceret, Nganjuk, bisa jadi gigit jari. Bagaimana tidak, mereka tak menerima dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) secara utuh. Sebab, dana yang mereka terima harus dipotong hingga Rp 150 ribu oleh pihak desa dengan dalih untuk pemerataan.Setelah menerima dana BLSM Rp 300 ribu per kepala keluarga (KK) mereka diminta menyerahkan uang Rp 100 ribu dan memasukkannya ke kardus yang dijaga beberapa orang di pintu masuk. Akibatnya, warga miskin hanya membawa pulang Rp 200 ribu.
Warga mengaku tidak bisa berbuat banyak. Mengingat, hampir seluruh penerima BLSM di desa itu menyerahkan uang Rp 100 ribu. Alasannya, untuk pemerataan. Sebab, ada warga miskin lain yang tidak mendapat BLSM. Karena itu, dana yang terkumpul nanti akan disalurkan kepada warga miskin yang tidak mendapat BLSM. ""Bagaimana lagi? Tidak apa-apa dikasih seratus ribu,"" kata Panimin, 63, salah seorang warga yang ditemui wartawan.
Menurut informasi, pemotongan BLSM itu sebenarnya tidak hanya terjadi di Desa Kwagean. Desa-desa yang lain di Kecamatan Loceret juga sama. Bahkan, BLSM di Desa Godean itu dipotong hingga Rp 150 ribu per KK miskin. Alasannya sama, yakni untuk disalurkan kepada warga miskin lain yang tidak terdaftar. Hal serupa terjadi di Desa Bajulan dan Sombron.
Kepala Desa (Kades) Kwagean Lusi Wahyu Wigati saat dikonfirmasi kemarin enggan menjawab soal pemotongan BLSM di desanya itu. Sebab, pemotongan itu tidak hanya terjadi di desanya. ""Jangan hanya desa saya, desa-desa lainnya juga sama,"" kata Lusi saat ditemui di ruangannya kemarin.
Lusi mengungkapkan, pemotongan itu dilakukan semata-mata untuk seluruh warga miskin di desanya agar bisa ikut merasakan BLSM. Sebab, warga miskin yang tercatat mendapat BLSM hanya 599 KK miskin. Sementara itu, masih ada sekitar 200 KK miskin lain yang tidak terdaftar. Padahal, mereka juga membutuhkan.
Karena itu, pada saat pertemuan di kantor Kecamatan Loceret beberapa waktu lalu, lanjut Lusi, beberapa kades bersepakat untuk membagi secara rata dana BLSM itu. Tujuannya, seluruh warga miskin bisa ikut merasakan. ""Sama sekali tidak ada yang masuk ke kantong perangkat atau pribadi. Itu murni untuk menolong,"" tambahnya.
Bukan hanya itu, Lusi menyebutkan bahwa pembagian BLSM itu tidak melibatkan perangkat desa. Sebab, pihaknya membentuk panitia khusus yang terdiri atas para ketua RT dan RW. Untuk diketahui, secara keseluruhan, ada 87.163 KK miskin penerima BLSM di Kabupaten Nganjuk. Data itu didasarkan pada data penerimaan beras miskin (raskin) yang didapat dari PPLS 2011 untuk pagu 2013.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk Masduqi mengaku tidak tahu bahwa dana BLSM itu akhirnya dipotong. Sebab, semua petunjuk pembagian sudah diatur sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat. ""Tentu kami tidak berani macam-macam, bisa-bisa kami dapat teguran dari pemerintah,"" kata Masduqi tadi malam.
Dia juga menyatakan bahwa pemkab juga sama sekali tidak pernah menyarankan hal itu. Apalagi menginstruksi agar dibuat kesepakatan pemotongan. Namun, dia berharap agar pembagian BLSM tersebut tetap berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan permasalahan di masyarakat. (Ir/sb-jpnn)
Sat Pol PP – Operasi Razia Di Hotel Tidak Temukan Pasangan Mesum.
Read more...
Dishub Jatim : Gratis Mudik Bareng Pendaftaran Dimulai 15 Juli.
Kabar7news.com.surbaya -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Prov Jatim menyelenggaraan angkutan mudik dan balik gratis pada Lebaran 2013 dengan menyiapkan 300 unit bus. Untuk itu, masyarakat yang berminat bisa mendaftarkan pada 15 Agustus mendatang di Kantor Dishub dan LLAJ Jatim Surabaya.Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub dan LLAJ Jatim Sumarsono, di Surabaya, Rabu (10/7/2013) mengatakan, mudik program Pemprov Jatim ini utamanya diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari kepedulian sosial kepada wong cilik yang telah dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkannya.
“Tidak itu saja, mudik gratis menggunakan bus ini juga dapat menciptakan ketaatan berlalulintas serta adanya kepastian pelayanan angkutan untuk pulang bagi para buruh-buruh pabrik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk mudik dan balik Lebaran tahun ini menggunakan bus, Pemprov Jatim menyediakan sebanyak 300 bus. Jumlah ini masih dimungkinkan akan bertambah yang diperelah dari bantuan Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim.
Untuk pendaftaran mudik gratis ini, katanya, segera dilakukan. Khusus mudik gratis menggunakan armada bus, pendaftaran dimulai 15 Juli 2013 sampai kuota penuh. Sedangkan pendaftaran baliknya mulai 10 – 18 Agustus 2013. Untuk pendaftaran mudik gratis dilakukan di Kantor Dishub dan LLAJ Jatim Jl A Yani 268 Surabaya. “Syarat pendaftaran, masyarakat cukup membawa fotocopy KTP atau KK. Pemberangkatan bisa dilakukan di PT Maspion, PWNU, maupun ITS,” paparnya.
“Mudik gratis ini melayani seluruh kabupaten/kota di Jatim. Jadi tak perlu khawatir masyarakat yang jauh seperti di Pacitan atau Ngawi, karena mudik gratis ini sampai di kabupaten itu,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, tujuan mudik gratis dan balik angkutan bus ini diharapkan akan dapat mengurangi jumlah kepadatan kendaraan di jalan serta dapat memperkecil kejadian kecelakaan di jalan pada saat Lebaran mendatang.
Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan ini, selain itu, juga bisa mengurangi kecelakaan lalulintas di jalan, terutama pada pemudik yang menggunakan sepeda motor (roda dua).
Menurutnya, adanya mudik gratis dapat membantu serta memberikan kesempatan pulang ke kampung halaman dengan cara aman dan nyaman serta tidak dipungut biaya sehingga uangnya bisa digunakan untuk keperluan yang lain,” ujarnya. (Ir/ris)
Read more...
Satpol PP,Bongkar Reklame Tak Berizin,Nemui Kesulitan Di Lokasi.
MenurutPetugas,pembongkaran tempat reklame tersebut diakuinya,”Tingkat kesulitannya Sangat sulit sebab,Pembongkaran kerangka tempat reklame yang berbentuk besi dengan ukaran yang besar harus,mendatangkan alat berat,apalagi keberadaan tempat reklame dekat dengan tempat Cafe,” Ujar Deny Upah Maho Kepala Bidang Pengembangan kapasitas Sat Pol PP surabaya. rabu (10/072013) Pembongkaran tempat reklame milik CV Orscar Adtervising yang ada jalan tidar terpaksa harus dibongkar oleh petugas sat pol pp dibantu dari tim reklame yang sudah mendapat rekomendasi dari DCKTR membutuhkan waktu dua hari, ini merupakan bagian titik pertama 50 reklame yang harus dibongkar dari jumlah sebanyak 843 reklame yang tidak memiliki izin belum lagi reklame yang ada di tempat percil-percil di yang ada di surabaya. (Ir)
Read more...
Pemkot Menggelar Bazar Pasar Murah Di 10 Titik Lokasi.
Kabar7news.com.Surabaya – Bazar Ramadhan yang digelar Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya kembali hadir di tengah masyarakat Kegiatan rutin tahunan ini, setidaknya mampu menjadi solusi ditengah melambungannya harga kebutuhan pokok saat Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 H.Tahun ini, pemkot menggelar bazar pasar murah di 10 titik lokasi meliputi, sentra ikan bulak (11,12,13 Juli), Rusun Randu (12,13,14 Juli), Rusun Penjaringan Sari (13,14,15 Juli), Lapangan Gunung Anyar (14,15,16 Juli), dan Rusun Grudo (18,19,20 Juli). Selain itu, bazar juga diadakan di lapangan voli Simohilir (19,20,21 Juli), halaman kantor Kecamatan Tandes (20,21,22 Juli), halaman gedung Pandan Sari, Kecamatan Benowo (21,22,23 Juli); halaman SMP Negeri 11 (26,27,28 Juli) serta lapangan Waru Gunung (27,28,29 Juli).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro, mengatakan, sepuluh lokasi tersebut mendapat prioritas lantaran mayoritas penduduknya berpenghasilan menengah ke bawah. Sebagaimana diketahui, fenomena kenaikan harga ketika masuk bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri selalu terjadi setiap tahun. Kondisi tersebut tentu cukup memberatkan sebagian warga, terutama yang berpenghasilan pas-pasan.
Selain bertujuan menyediakan aneka barang kebutuhan dengan harga yang terjangkau, Bazar Ramadhan lanjut Widodo, juga sebagai momen memperkenalkan produk usaha produsen dan usaha kecil menengah (UKM) kepada masyarakat. “Jenis produk yang dijual meliputi sembako, pakaian,
makanan, minuman, aksesoris, buku, kerajinan tangan, dan lain sebagainya,” ujar mantan Kabag Perekonomian ini, Rabu (10/07/2013)
Dia menambahkan, khusus untuk seluruh rangkaian bazar kali ini, Disperdagin melibatkan 30 perusahaan produsen dan 122 UKM. “Harapannya, kegiatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” kata Widodo. (Ir).
Read more...
Pemkot Akan Naikkan Denda Bagi Pelanggar IMB Sebesar 10 Persen .
Kabar7news.com.Surabaya- Rencana pemerintah kota (pemkot) Surabaya, yang bakal menaikan denda bagi pelanggar ijin mendirikan bangunan (IMB) sebasar 10 persen dari nilai bangunan, menuai sorotan tajam dari sejumlah anggota Komisi D DPRD Surabaya. Para anggota legislatif itu menilai, langkah pemkot tersebut sudah sangat terlambat.“Saya tidak tahu, apa yang membuat pemkot baru sekarang akan memberlakukan denda 10 persen ini,” ujar Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, Rabu (10/7/2013).
Menurut Khusnul Khotimah, mengacu pada surat edaran yang diberikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), seharusnya denda sepuluh persen bagi pemilik bangunan yang melanggar sudah diterapkan sejak beberapa tahun yang lalu. Mengingat, surat edaran yang diberikan Mendagri sudah cukup lama. Yaitu pada tahun 2002.
Berbeda dengan Khusnul Khotimah, anggota Komisi D lainya Masduki Toha lebih menyoroti masalah perubahan alih fungsi lahan. Dimana antara rencana tata ruang wilayah (RTRW) tahun 2007 dengan RTRW yang baru ditemukan banyak perbedaan.
“Dalam rabat badan musyawarah (Banmus), kami mendapat pencerahan soal masalah ini,” kata Masduki Toha.
Maduki Toha mencontohkan alih fungsi lahan terbuka hijau (RTH). Menurutnya, jika mengacu RTRW tahun 2007 lahan yang masuk wilayah RTH tidak boleh dimanfaatkan. Sedangkan dalam rencana tata ruang wilayah yang baru, larangan tersebut sudah tidak ada. Akibatnya, kini mulai banyak pengembang yang berlombah-lombah melakukan pembangunan.
“Ini yang membingungkan. Seandainya dinyatakan melanggar, lalu nanti dendanya diikutkan aturan yang mana?. Sebab saat ini, banyak terjadi pembangunan proyek fisik dengan alasan mengikuti RTRW baru,” tanya Masduki Toha.
Apalagi, sesuai dengan rancangan pembangunan jangkah menengah daerah (RPJMD) juga menggunakan RTRW yang baru sebagai acuanya. Makanya, tidak mengherankan bila saat ini ada usulan rencana tata ruang wilayah Kota Surabaya tidak segera digedok.
“Saran saya, biar tidak terjadi pelanggaran dikembalikan dulu hingga RTRW yang bari digedok,” saran legislator asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Sementara menyikapi pernyataan yang disampaikan sejumlah Komisi D, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Eri Cahyadi, secara tegas menyatakan sebagai pemangku kekuasaan di Surabaya pihaknya tidak bisa begitu saja menyetop perijinan yang diajukan masyarakat. Sebagai gantinya, pihaknya menggunakan Perda No 3 tahun 2007 sebagai dasar.
“Itu artinya, untuk pengajuan ijin IMB, kita tidak mangacu pada RTRW. Tapi perda tadi itu. Harusnya, jika mengacu pada RTRW sekarang, maka pembangunan juga harus dikerjakan saat ini,” tegas Eri Cahyadi.
Sebab, jika sampai pemerintah kota berhenti melayani, tentu jumlah bangunan yang tidak berijin di Surabaya akan semakin banyak. Sebagai solusinya, pemkot berencana mengganti lahan yang dimiliki warga.
“Itu adalah bentuk tanggung jawab dari pemerintah kota. Dan ganti rugi tersebut, hanya diberikan bagi bangunan yang dikerjakan sebelum terbitnya Perda No 3 tahun 2007,” tandas pria yang menggantikan posisi Agus Imam Sonhaji itu.
Sementara untuk pemberlakuakn denda 10 persen bagi pemilik bangunan yang melanggar, menurutnya, langkah itu sebagai ganti terhadap perda lama yang hanya memberikan denda maksimal Rp 50 juta bagi pelanggar.
“Saya harap warga tidak takut. karena untuk hitung-hitunganya kami memiliki mekanisme sendiri. Apalagi, besaran denda yang diberikan antara rumah hunian dengan pergudangan dan hotel juga tidak sama,” pintanya.(Ir/Tr)
Read more...
Awal Ramadhan,Polres Klaten Sisir Pedagang Petasan.
Kabar7news.com.Klaten – Dalam rangka menjaga kondisi Kamtibmas saat bulan Ramadhan 1434 H, petugas Satuan Sabhara Polres Klaten, Rabu (10/07/2013) melakukan razia petasan di sejumlah pedagang di wilayah Klaten.Awalnya razia dilakukan di Klaten Kota, namun sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang yang biasanya berjualan petasan ternyata tidak ditemukan petugas. Bahkan, sebuah swalayan besar yang biasanya menyediakan petasan setelah didatangi petugas juga tidak menemukan satupun jenis petasan.
Kemudian razia dilanjutkan ke wilayah Delanggu. Di sebuah PKL yang berlokasi di perempatan Pasar Delanggu, petugas mencoba satu persatu jenis kembang api maupun mercon yang dijualbelikan dengan cara dinyalakan. Hasilnya petugas menemukan sekitar 5 jenis petasan yang bisa meledak. Petasan yang berdaya ledak cukup keras itu langsung didata petugas dan disita sebagai barang bukti.
Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kasat Sabhara AKP Mardjuki mengungkapkan, razia terhadap petasan akan terus dilakukan hingga mendekati lebaran, untuk menjaga kondisi kamtibmas dan memberi ketenangan kepada umat islam yang sedang menjalankan puasa. “Diduga pada awal Puasa ini masih banyak pengepul petasan yang belum mengeluarkan dagangannya, namun kami akan terus melakukan razia petasan disejumlah pedagang,” ungkap AKP Mardjuki kepada Timlo.net.
Selain merazia petasan, petugas juga merazia sejumlah lokasi yang disinyalir masih digunakan sebagai lokasi prostitusi, seperti di Desa Gatak, Delanggu dan Sigayor, Bulan, Wonosari. Namun dari 2 lokasi tersebut petugas tidak menemukan seorang PSK maupun lelaki hidung belang.(Ir/Sb-timlo)
Read more...
7 ABG Digrebek,Saat Sahur Bersama Sambil Pesta Minuman Keras ( Miras )
Kabar7news.com.Klaten – Sebanyak 7 anak baru gede (ABG), yang salah satunya masih berstatus sebagai siswi di salah satu SMK negeri di wilayah Klaten, Rabu (10/7) dinihari, ditangkap di salah satu rumah di wilayah Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan karena diduga melakukan pesta minuman keras.Ketujuh remaja itu, terdiri 4 di laki-laki dan 3 perempuan. Mereka masing-masing NSP (18) warga Danguran, BF (17) warga Glodokan, AJ (20) warga Mojayan dan MNC (19) warga Trunuh. Sedangkan yang perempuan adalah AML (18) warga Mojayan, ANP (18) warga Duwet, Ngawen, dan HMS (17) warga Duwet, Ngawen.
Dari tangan ketujuh remaja itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sisa Miras jenis ciu yang masih di dalam tempat minuman atau teko. Ketujuh ABG tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Klaten Kota untuk didata dan diberi pembinaan.
Di hadapan polisi, mereka mengaku awalnya hendak sahur bersama. Namun ternyata sang pemilik rumah, MNC (19) justru menyediakan ciu. “Saya cuma nonon TV dan awalnya ingin sahur, gak tahu kok ada Miras,” ujar AML kepada Timlo.net.
Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kapolsek Klaten Kota AKP Herus Setyangingsih mengungkapkan, penangkapan ketujuh remaja yang diduga pesta Miras itu berawal dari adanya laporan masyarakat. “Setelah ada laporan dari masyarakat, petugas kami langsung menuju salah satu rumah yang berlokasi di Trunuh dan berhasil mengamankan ketujuh remaja yang sedang pesta Miras,” ungkap Herus Setyaningsih.
Ketujuh remaja itu kemudian didata dan diberi pembinaan. Mereka juga dipertemukan dengan orang tua masing-masing agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Sementara bagi remaja yang terbukti sudah mengkonsumsi Miras bakal dikenai sanksi tindak pidana ringan (Tipiring).(Ir/Timlo)
Read more...
Camelia Malik Prihatin Nasib Dangdut
Kabar7news.com-Jakarta - Pedangdut wanita yang pernah dijuluki sebagai ‘Diva Dangdut
Indonesia’, Camelia Malik, mengaku prihatin dengan kondisi musik dangdut
saat ini. Banyaknya kecaman dari berbagai pihak yang menyatakan dangdut
adalah musik seronok membuat kejayaan musik ini hampir hilang.
Read more...
Persipura Tetap Yang Terbaik di LSI
Persipura Jayapura akhirnya harus menelan kekalahan perdana di musim
ini. Setelah mengarungi 25 pertandingan tanpa terkalahkan. Persipura
dikandaskan Barito Putra 1-0 di stadion Demang Lehman Martapura, Selasa
(25/6) lalu. Otavio Dutra, bek Persipura, mencetak gol bunuh diri di
menit 88 untuk memberi kemenangan pada klub kebanggaan warga Banjarmasin
itu. Lantas, apakah ini sinyal bahwa Persipura sudah mulai kelelahan dan bisa dijegal dalam persaingan memperebutkan gelar juara Liga Super Indonesia musim 2010/2013? Rasanya tidak.
Kekalahan ini justru akan mempertebal motivasi pemain Persipura untuk bisa memperbaiki penampilannya. Kini, mereka akan sadar bahwa apa yang sudah mereka capai belum sempurna dan terlalu dini untuk mengklaim sudah juara karena liga belum usai dan masih menyisakan delapan pertandingan lagi.
Absennya Gerald Pangkali dan Lim Jun Sik dituding sebagai biang kekalahan Persipura. Immanuel Wanggai dan Zah Rahan kesulitan mengalirkan bola tanpa kehadiran Lim Jun Sik yang merupakan gelandang bertahan terbaik di LSI sejauh ini. Lim tercatat sebagai gelandang dengan tekel sukses per pertandingan terbanyak kedua (3,75 tekel per pertandingan) dan umpan sukses per pertandingan terbanyak di LSI dengan 56,43 umpan per pertandingan.
Ketidakhadiran Lim jelas membuat aliran bola tidak lancar dan juga tidak ada pemain yang handal menyaring serangan lawan sebelum memasuki jantung pertahanan.
Lini tengah akan jadi pekerjaan rumah utama untuk Jacksen F. Thiago. Kalau Gerald Pangkali dan Lim Jun Sik bisa bermain tidak jadi soal, tapi ketika mereka harus absen jelas Jacksen perlu memutar otak. Jacksen bisa mulai mencoba memberi latihan tambahan dan kesempatan bermain lebih untuk Alom, pemain muda Persipura, guna menjadi pelapis pemain utama sekaligus bisa mengurangi beban Immanuel Wanggai sebagai punggawa lini tengah Persipura. Soal membina pemain muda, Jacksen adalah salah satu yang terbaik di Indonesia.
Aktor Berpengaruh di Persipura
Tidak bisa dipungkiri bahwa Jacksen merupakan aktor paling berpengaruh yang bisa membuat Persipura menjadi tim paling superior di LSI. Tidak hanya musim ini, tapi sejak LSI bergulir Persipura selalu berada dalam barisan depan untuk mengejar gelar LSI.
Jacksen mulai melatih Persipura sejak lima tahun lalu. Dia sudah hapal betul dengan karakter timnya serta pemainnya. Ini membantunya untuk membangun kedekatan dengan pemain. Persipura yang dihuni sebagian besar bakat Papua yang biasa dikenal “sulit diatur” bisa menjadi “anak baik” di bawah asuhannya. Pelatih asal Brasil ini tidak hanya bisa jadi sosok pelatih yang berwibawa tapi sekaligus sebagai ayah dan motivator ulung bagi timnya.
Pelatih yang pernah membela Persebaya Surabaya dan Petrokimia Gresik ini juga handal dalam meracik strategi. Jacksen lah yang mengubah secara perlahan gaya main Persipura yang akrab dengan pola 3-5-2 dan 4-4-2 ketika diasuh oleh Rahmad Darmawan menjadi skema lebih ofensif dalam pola 4-3-3 atau 3-4-3. Persipura bisa mendikte jalannya permainan dan bisa mencetak banyak gol. Di musim ini, selain memimpin klasemen, Persipura menjadi klub tersubur dengan 72 gol.
Jacksen tentu tidak bekerja sendirian, dia ditunjang oleh materi pemain mumpuni. Skuat Persipura rata-rata dihuni pemain dengan teknik di atas rata-rata pemain Indonesia. Tidak ada pemain jelek di tim inti Persipura. Mereka juga punya pemain cadangan yang punya kualitas setara. Di lini depan misalnya, mereka punya Boaz Solossa, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, hingga Lukas Mandowen. Empat pemain depan yang punya standar kelayakan untuk memperkuat timnas. Pemain di tim ini mayoritas sudah bersama lebih dari satu musim sehingga kekompakan pun sudah terjalin.
Boaz Solossa yang kini sudah berusia 27 tahun semakin tajam dan dewasa. Bochi, sapaan akrab Boaz, kini menjadi pemain paling subur di klub maupun di LSI dengan 23 gol. Boaz seakan terlahir kembali setelah musim lalu absen panjang lantaran mengalami cedera parah di lutut kakinya.
Nama Boaz yang melejit pertama kali ketika dipanggil masuk timnas untuk Piala AFF 2004 oleh Peter White ini dua kali mengalami cedera parah. Dan hebatnya, kedua momen itu tak menghancurkan karir Boaz. Setelah sembuh, Bochi langsung memberi penampilan brilian.
Dialah pemain paling penting di skuat Persipura. Tidak hanya dalam mencetak gol, peran Boaz nyata dalam memimpin rekan-rekannya. Boaz mampu menjadi pemimpin dan motivator bagi rekan setimnya dengan ban kapten melingkar di lengan kirinya. Sejak ditinggal Eduard Ivakdalam tiga tahun lalu, Boaz memang pemain yang paling bisa menggantikan sosok pemimpin di Persipura. Wajar jika kemudian Boaz pun jadi kapten di timnas setelah Bambang Pamungkas mengundurkan diri.
Pemain Asing dengan Kualitas Terbaik
Mayoritas skuat Persipura merupakan anak-anak Papua. Mereka ini lantas dikombinasikan dengan pemain asing yang punya kualitas bagus. Ada lima pemain asing. Zah Rahan dan Lim Jun Sik di sektor tengah. Duet Octavio Dutra dan Bio Paulin di jantung pertahanan, serta kiper asal Korea Selatan, Yoo Jae-hoon. Mereka ini pemain asing dengan kualitas tidak diragukan lagi.
Zah Rahan merupakan anggota skuat timnas Liberia. Zah pun dipanggil untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014. Tidak banyak pemain asing yang berlaga di Indonesia yang bisa menembus skuat timnas negaranya. Zah datang pertama kali di musim 2010/2011 dari Sriwijaya FC. Kontraknya mencapai angka Rp 1,2 miliar setiap musimnya. Zah memang didatangkan untuk mengisi bagian penting tim sebagai playmaker menggantikan peran Eduard Ivakdalam. Harga mahal memang layak untuknya yang mampu memberi umpan akurat sekaligus mengatur tempo permainan. Beberapa kali Zah juga jadi pemain yang bisa memecah kebuntuan Persipura. Kombinasinya dengan Lim Jun Sik jadi salah satu duet gelandang terbaik di Indonesia saat ini.
Trio pemain asing di lini belakang, Dutra, Bio Paulin, dan Yoo Jae-hoo, sudah tak perlu diragukan lagi perannya. Hanya kebobolan 17 gol dari 29 pertandingan membuat tim ini menjadi yang paling sedikit dibobol lawan. Hanya Arema yang bisa menyaingi dengan kebobolan 25 gol. Klub lain sudah kebobolan lebih dari 30 gol di musim ini.
Konsistensi permainan dan kerja keras dari seluruh elemen tim di musim ini jelas akan membawa Persipura menjadi juara LSI untuk keempat kalinya. Di sisi lain, klub pesaingnya juga mulai kedodoran. Arema yang berada di peringkat kedua baru mengoleksi 56 poin, 14 poin tertinggal (Persipura 70 poin). Persib dan Sriwijaya FC masing-masing 54 poin dan 52 poin.
Di dua pertandingan terakhir, Persipura menunjukkan superioritasnya dengan selalu menang dengan skor besar, mengalahkan Persidafon 8-1 dan menundukkan Persiram 3-0. Mungkin, hanya keajaiban yang bisa menggagalkan Persipura meraih gelar ketiganya di LSI (juara musim 2008/2009 dan 2010/2011, di tahun 2005 Persipura juara tetapi saat itu belum bernama LSI).
Read more...
Sidang Paripurna-Diwarnai Hujan Intrupsi,Bahas,Pembentukan Panitia Khusus (Wawali)
Kabar7news.com.Surabaya -Sidang rapat paripurna yang dilangsungkan di gedung DPRD Surabaya,diwarnai hujan intrupsi oleh beberapa anggota dewan Selasa (09/07/2013) dalam rapat tersebut, dengan agenda pmbentukan panitia khusus (Pansus) pemilihan calon wakil walikota (wawali) itu, para anggota legislatif mempersoalkan agenda rapat yang tidak sesuai dengan hasil yang telah disepakati dalam forum rapat badan Musyawarah (Banmus).“Lembaga legislatif adalfoto-01 rapat paripurnaah lembaga terhormat. Hendaknya, dalam setiap agenda yang diselenggarakan disesuaikan dengan kesepatan yang telah diambil sebelumnya,” ujar Anggota Komisi D (pendidikan dan kesra) DPRD Surabaya, Masduki Toha, Selasa (9/7).
Menurut Masduki Toha, dalam forum rapat banmus sebenarnya telah disepakati bahwa agenda paripurna kali ini adalah pembentukan panitia pemilih (panlih). Makanya, sangat mengerankan bila saat ini yang dibahas adalah soal pembentukan pansus pemilihan wawali.
“Saya hanya ingin meluruskan agar dikemudian tidak terjadi masalah,” tegas anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
hal lain yang membuat dirinya tidak mengerti adalah soal landasan hasil konsultasi yang dijadikan dasar dalam rapat badan musyawarah. Karena, jauh sebelumnya, Komisi B (perekonomian) juga pernah melakukan konsultasi untuk perkara yang sama ke kementerian dalam negara (kemendagri).
Anehnya, imbuh Masduki Toha, mayoritas anggota Komisi B yang menjadi anggota banmus diam saja ketika yang dibahas dalam rapat badan musyawarah merupakan hasil konsultasi yang dilakukan Whisnu Sakti Buana (WS).
“Tolong, kebiasaan lama yang ada di DPRD Surabaya jangan dipertahankan. Harusnya pimpinan memberikan penjelasan soal hasil konsultasi mana yang akan digunakan sebagai landasan dalam rapat banmus,” tegasnya.
Anggota DPRD lainya, Tri Setijo Puruwito juga meminta agar dalam rapat paripurna kali ini agenda yang dibahas disesuaikan dengan hasil keputusan banmus, Oleh karena itu, ia menyarankan agar dalam forum paripurna kali ini disepakati agenda mana yang akan dibahas.
“Jika memang nanti tidak menemui titik terang. Lebih baik rapat paripurna ini ditunda. Sebab untuk melakukan prubahan juga harus dilakukan melalui forum banmus,” tandas Tri Setijo Puruwito.
Sekretaris Partai Golkar (FPG) Erick Reginal Tahalele meminta agar pembentukan pansus disesuikan dengan tatib yang ada. “Memang ada anggota FPG yang masuk dalam susunan pansus, termasuk saya. Tapi, harusnya dimasukan sebagai anggota pansus menunggu surat yang dikirimkan fraksi masing-masing anggota dewan,” saran Erick.
Tidak mau kalah dengan para anggota dewan yang memprotes agenda rapat paripurna, Wakil Ketua Fraksi partai demokrasi indonesia perjuangan (FPDIP) Armuji meminta agar pimpinan rapat memberikan kpastian soal masalah dipersolakan oleh sebagian anggota legislatif.
“Sekarang kuncinya ada di pimpinan yang ada di depan. Kalau pimpinan menghendaki rapat parupurna diteruskan, ya monggo (silakan, red) dilanjutkan,” tegas Armuji.
Menyikapi intrupsi yang disampaikan anggota dewan, pimpinan rapat paripurna kali ini Akhmat Suyanto secara tegas menyatakan, terkait perubahan agenda dalam rapat paripurna tidak menyalai tatib yang berlaku,hingga sidang rapat paripurna sempat diskors selama 5 menit untuk melakukan koordinasi dengan para pimpinan fraksi masing-masing.
“pergantian itu, sudah sesuai dengan hasil yang diakukan unsur pimpinan dewan. Dan itu tidak menyalahi prosedur apapun,” tegas Akhmad Suyanto.
Hal Senada dengan Akhmad Suyanto, Ketua DPRD Surabaya, Mochammad Machmud menyatakan, sesuai dengan keterangan yang diberikan Kasubbag Perundangan DPRD Emanuel Playtuka pasca melakukan konsultasi ke sejumlah daerah yang pernah melakukan pergantian kepala daerah ada beberapa perbedaan.
‘Kalau di Mojokerto, itu dibentuk Panlih. Itu sesuai dengan PP No 24 tahun 2005. Sedangkankan kita mengikuti UU terbaru, yaitu PP No 16 tahun 2010,” jelas Machmud. (Red)
Read more...
Polrestabes Surabaya,Tangkap Komplotan Pembobol ATM.
Kabar7news.com.surabaya – Aksi Komplotan pembobol ATM yang di otaki Rudi Hermawan (34) warga Tanggulangin Sidoarjo, pria asal lampung selatan ini melibatkan anggota keluarga, Irvan Yusa (23), dan Vivit Chandra (30) keduanya merupakan famili tersaka yang berasal darai kampung halamannya Lampung.Ketiga tersangkPetugas kepolisian menunjukan BBa ini, mempunyai 15 kartu ATM dari berbagai jenis Bank, mereka berkelompot mencari orang untuk membuka rekening, dengan imbalan 600 setiap pembukaan rekening,namun modus dari ketiganya ini cukup unik mereka membobol ATM dengan hanya mematikan powernya.
“Modus dari tersangka ini sangat unik, dimana mereka melakukan dengan penarikan tunai dengan nominal maksimal, setelah uang sudah dibibir ATM mereka peganng uang lalu mematikan power,” Papar Kapolrestabes Surabaya Kombes Setija Junianta.
Setelah tersangka menyalakan kembali Power tersebut, maka saldo yang ada direkening tidak terbaca dan tidak berkurang,” tambah,Setija.
Petugas masih memperdalam tempat lain sasaran tersangka, akibat dari perbuatannya ketiga bersaudara ini dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman selama lamanya 9 tahun penjara.(Ir/fik)
Read more...
Gara-Gara SMS Mesra,Istri Di Pukul Pakai Sandal.
Kabar7newsw.com.surabaya – Gara gara sms mesra, yang masuk ke HP Istrinya, membuat hati Didit Febrianto (25) warga JlAsem Jajar Gg V, Naik darah saat ditanya Nurul Rahmawati wanita yang dinikahi secara siri ini malah mengelak dan mengolok tersangkaTersangka masih bisa bfoto Tersangka KDRTersabar, dengan berlalu membawa anaknya pergi ke Rumah orang tuanya, namun disini aksi KDRT ini berawal, karena tidak tahan dengan perkataan istrinya yang sangat tidak dapat diterima
Dia bilang gak usah gaya, kemblikan Fasa, itu bukan Anak kamu,” Ucap Didit menirukan ucapan istrinya. Spontanitas tersangka Minggu (30/6) mendatangi istri di kos yang selama ini ditempati, tanpa banyak tanya bapak satu anak ini melayangkan bogem mentah kearah kepala dan lengan Nurul
Merasa kurang puas tersangka melihat sandal disekitar lantas mengambil dan menghajar kearh kepala Korban, mendapat perlakuan yang tidak disangka Nurul lari kerumah orang tuanya yang tak jauh dari tempat kosnya.
“Tersangka kami amankan dirumahnya, setelah mendapat laporan dari korban dan Orang tuanya,” Papar Kapolsek Bubutan Kompol Suryo Hapsoro, korban dipukul dengan sandal karena Cemburu,” Tambah Suryo
Tersangka yang pernah menduda ini sempat SMS pada korban dan Mengancam akan membunuh, dari tindakannya tersangka dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.(Ir/Fik)
Read more...
Awas Penipuan,Mengatasnamakan Pejabat Pemkot Surabaya.
Kabar7news.com.Surabaya-Kepala Badan kepegawaian dan Diklat (BKD) kota surabaya memberikan himbauan kepada masyarakat terhadap penipuan lewat telepon selular yang mengatasnamakan pejabat pemkot surabaya yang kembali marak setelah pasca pelantikan dan mutasi pejabat pemkot beberapa hari lalu. Modus yang dilakukan pelaku, memakai nama pejabat pemkot surabaya,dengan meminta transfer sejumlah uang ke rekening tertentu,untuk bisa diterima menjadi pegawai sipil atau jabatan tinggi di pemerintahan kota surabaya,demi mengeruk keuntungan pribadinya sendiri. Menurutnya, Penipuan yang menggunakan nama pejabat pemkot memang masih terjadi namun ditegaskan,itu hanyalah ulah orang yang tidak bertanggung jawab yang mencari keuntungan pribadinya sendiri,”Tegas Yayuk Eko Agustin,kepala Kepegawaian dan Diklat (BKD)surabaya. Penipuan yang menggunakan nama pejabat pemkot tersebut, sudah di laporkan pada pihak kepolisian polrestabes surabaya dan berharap masyarakat berhati-hati,dan jangan mudah percaya pada oknum atau orang yang menggunakan nama pejabat pemkot untuk bisa diterima menjadi pegawai sipil atau jabatan tinggi di pemerintah kota surabaya,Pungkasnya.Lanjut Yayuk,trik yang paling banyak digunakan yakni dengan iming-iming mampu menaikan jabatan seseorang maupun mampu memasukan seseorang agar bisa diterima menjadi calon PNS,padahal hingga saat ini pihaknya belum ada informasi pembukaan pendaftaran calon PNS,dan rencananya akan berangkat ke jakarta pada 15 juli mendatang untuk menerima susunan formasi CPNS yang dibutuhkan pemkot soal penerima calon PNS 2013.
Yayuk mengatakan, pemkot mengajukan 130 orang. Ditambah 309 jatah formasi pemkot yang tidak diambil pada 2012 lalu. Namun, itu masih sebatas usulan, diterima atau tidak tergantung kebijakan pemerintah pusat. Lebih lanjut, dia mengungkapkan, sebenarnya jumlah pegawai di lingkup Pemkot Surabaya masih belum bisa dikatakan ideal. Kondisi itu disiasati dengan memaksimalkan fungsi pegawai serta memerger jabatan hingga merger sekolah. “Dalam pengajuan usulan jatah penerimaan calon PNS 2013 kami mencoba realistis. Mengingat, formasi yang tersedia bagi seluruh wilayah Indonesia ini hanya 60 ribu orang. Jumlah itu harus dibagi seluruh instansi pemerintah se-Indonesia. Makanya, kami lakukan optimalisasi pegawai agar kinerja bisa tetap maksimal meski jumlah pegawainya kurang,” pungkas Yayuk. (Ir)
Read more...
Selama Puasa,Pemkot Surabaya Berlakukan Jam Kerja Bagi Pegawai Sipil.
Read more...
Jelang Ramadhan Satpol PP Gencar Lakukan Operasi.
Read more...
Pencairan BLSM Di Kec Sambikerep Lancar.
Read more...
187 Pejabat Pemkot Dimutasi,Hedro Gunawan Jabat Sekkota Surabaya.
Hendro yang sebelumnyFoto pelantikan pejabat pemkot sby 2a sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeko), didaulat sebagai Sekkota definitif menggantikan Soekamto Hadi yang kini menjadi narapidana kasus gratifikasi.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur nomor 821.2/426/212/2013 tentang Pengangkatan dalam Jabatan.
Surat tertanggal 18 Juni 2013 itu juga menyatakan bahwa Hendro resmi menjalankan peran barunya terhitung sejak tanggal pelantikan.
Posisi Kepala Bappeko tersebut kini dijabat oleh Agus Imam Sonhaji, mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR).
Sementara DCKTR dijabat oleh Eri Cahyadi dengan status pelaksana tugas (plt). Dia juga merangkap jabatan sebagai Kepala Bidang Tata Bangunan di dinas yang sama.
Selain Hendro dan Agus, Febria Rachmanita diberi kepercayaan mengepalai Dinas Kesehatan (Dinkes), Febria selama ini sudah menjalankan tugasnya sebagai Plt. Kadinkes, menggantikan Esty Martyana Rachmie yang pensiun beberapa waktu lalu. Namun, baru sekarang statusnya ditetapkan sebagai pejabat definitif.
Sementara, Eko Agus SupFoto Pelantikan Pejabat Pemkot sbyiadi, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) diberi mandat memimpin Badan Koordinasi Pelayanan dan Penanaman Modal. Posisinya di Disperdagin diisi Widodo Suryantoro yang sebelumnya menjabat Kabag Perekonomian.
Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pelantikan Sekkota kal ini sedikit mendobrak tradisi yang ada. Selama ini, prosesi pengambilan sumpah Sekkota selalu dilaksanakan tersendiri, tidak digabung dengan pelantikan pejabat lain.
“Mutasi atau perpindahan jabatan merupakan suatu hal yang lumrah. Termasuk Sekkota juga sama-sama sebagai abdi masyarakat. Jabatan adalah amanah. Yang terpenting bagaimana menjalankan tugas baru dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Risma menyatakan, pergeseran posisi di lingkup pemkot dilakukan bukan atas dasar suka atau tidak suka, melainkan dengan mempertimbangkan penempatan pejabat sesuai kompetensinya
“Saya juga menekankan para camat dan lurah lebih rajin turun ke masyarakat,” pesannya kepada seluruh peserta pelantikan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Yayuk Eko Agustin, menambahkan, total pejabat yang dimutasi sebanyak 187 orang. Rinciannya, promosi 106 orang dan rotasi 81 orang. Jika dilihat berdasar eselon, eselon II.a 1 orang, II.b 6 orang, III.a 12 orang, III.b 23 orang, IV.a 110 orang, dan IV.b 35 orang.(red)
Read more...
PPDB – Maraknya Orang Tua Siswa Baru Wadol Ke Anggota Dewan.
Read more...
Walikota Membuka Pagelaran Cross Culture Festival ( CCF ) Di Balai Kota.
Read more...
Pasrah,,, BLSM Disunat Rp 150 Ribu.
Kabar7news.com.Nganjuk - Warga miskin di beberapa desa di Kecamatan Loceret, Nganjuk, bisa jadi gigit jari. Bagaimana tidak, mereka tak menerima dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) secara utuh. Sebab, dana yang mereka terima harus dipotong hingga Rp 150 ribu oleh pihak desa dengan dalih untuk pemerataan.Setelah menerima dana BLSM Rp 300 ribu per kepala keluarga (KK) mereka diminta menyerahkan uang Rp 100 ribu dan memasukkannya ke kardus yang dijaga beberapa orang di pintu masuk. Akibatnya, warga miskin hanya membawa pulang Rp 200 ribu.
Warga mengaku tidak bisa berbuat banyak. Mengingat, hampir seluruh penerima BLSM di desa itu menyerahkan uang Rp 100 ribu. Alasannya, untuk pemerataan. Sebab, ada warga miskin lain yang tidak mendapat BLSM. Karena itu, dana yang terkumpul nanti akan disalurkan kepada warga miskin yang tidak mendapat BLSM. ""Bagaimana lagi? Tidak apa-apa dikasih seratus ribu,"" kata Panimin, 63, salah seorang warga yang ditemui wartawan.
Menurut informasi, pemotongan BLSM itu sebenarnya tidak hanya terjadi di Desa Kwagean. Desa-desa yang lain di Kecamatan Loceret juga sama. Bahkan, BLSM di Desa Godean itu dipotong hingga Rp 150 ribu per KK miskin. Alasannya sama, yakni untuk disalurkan kepada warga miskin lain yang tidak terdaftar. Hal serupa terjadi di Desa Bajulan dan Sombron.
Kepala Desa (Kades) Kwagean Lusi Wahyu Wigati saat dikonfirmasi kemarin enggan menjawab soal pemotongan BLSM di desanya itu. Sebab, pemotongan itu tidak hanya terjadi di desanya. ""Jangan hanya desa saya, desa-desa lainnya juga sama,"" kata Lusi saat ditemui di ruangannya kemarin.
Lusi mengungkapkan, pemotongan itu dilakukan semata-mata untuk seluruh warga miskin di desanya agar bisa ikut merasakan BLSM. Sebab, warga miskin yang tercatat mendapat BLSM hanya 599 KK miskin. Sementara itu, masih ada sekitar 200 KK miskin lain yang tidak terdaftar. Padahal, mereka juga membutuhkan.
Karena itu, pada saat pertemuan di kantor Kecamatan Loceret beberapa waktu lalu, lanjut Lusi, beberapa kades bersepakat untuk membagi secara rata dana BLSM itu. Tujuannya, seluruh warga miskin bisa ikut merasakan. ""Sama sekali tidak ada yang masuk ke kantong perangkat atau pribadi. Itu murni untuk menolong,"" tambahnya.
Bukan hanya itu, Lusi menyebutkan bahwa pembagian BLSM itu tidak melibatkan perangkat desa. Sebab, pihaknya membentuk panitia khusus yang terdiri atas para ketua RT dan RW. Untuk diketahui, secara keseluruhan, ada 87.163 KK miskin penerima BLSM di Kabupaten Nganjuk. Data itu didasarkan pada data penerimaan beras miskin (raskin) yang didapat dari PPLS 2011 untuk pagu 2013.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk Masduqi mengaku tidak tahu bahwa dana BLSM itu akhirnya dipotong. Sebab, semua petunjuk pembagian sudah diatur sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat. ""Tentu kami tidak berani macam-macam, bisa-bisa kami dapat teguran dari pemerintah,"" kata Masduqi tadi malam.
Dia juga menyatakan bahwa pemkab juga sama sekali tidak pernah menyarankan hal itu. Apalagi menginstruksi agar dibuat kesepakatan pemotongan. Namun, dia berharap agar pembagian BLSM tersebut tetap berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan permasalahan di masyarakat. (Ir/sb-jpnn)
Read more...

