-
Convallis consequat
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
-
Augue nullam mauris
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
-
Donec conubia volutpat
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
-
Primis volutpat tempor
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
187 Pejabat Pemkot Dimutasi,Hedro Gunawan Jabat Sekkota Surabaya.
Hendro yang sebelumnyFoto pelantikan pejabat pemkot sby 2a sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeko), didaulat sebagai Sekkota definitif menggantikan Soekamto Hadi yang kini menjadi narapidana kasus gratifikasi.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur nomor 821.2/426/212/2013 tentang Pengangkatan dalam Jabatan.
Surat tertanggal 18 Juni 2013 itu juga menyatakan bahwa Hendro resmi menjalankan peran barunya terhitung sejak tanggal pelantikan.
Posisi Kepala Bappeko tersebut kini dijabat oleh Agus Imam Sonhaji, mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR).
Sementara DCKTR dijabat oleh Eri Cahyadi dengan status pelaksana tugas (plt). Dia juga merangkap jabatan sebagai Kepala Bidang Tata Bangunan di dinas yang sama.
Selain Hendro dan Agus, Febria Rachmanita diberi kepercayaan mengepalai Dinas Kesehatan (Dinkes), Febria selama ini sudah menjalankan tugasnya sebagai Plt. Kadinkes, menggantikan Esty Martyana Rachmie yang pensiun beberapa waktu lalu. Namun, baru sekarang statusnya ditetapkan sebagai pejabat definitif.
Sementara, Eko Agus SupFoto Pelantikan Pejabat Pemkot sbyiadi, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) diberi mandat memimpin Badan Koordinasi Pelayanan dan Penanaman Modal. Posisinya di Disperdagin diisi Widodo Suryantoro yang sebelumnya menjabat Kabag Perekonomian.
Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pelantikan Sekkota kal ini sedikit mendobrak tradisi yang ada. Selama ini, prosesi pengambilan sumpah Sekkota selalu dilaksanakan tersendiri, tidak digabung dengan pelantikan pejabat lain.
“Mutasi atau perpindahan jabatan merupakan suatu hal yang lumrah. Termasuk Sekkota juga sama-sama sebagai abdi masyarakat. Jabatan adalah amanah. Yang terpenting bagaimana menjalankan tugas baru dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Risma menyatakan, pergeseran posisi di lingkup pemkot dilakukan bukan atas dasar suka atau tidak suka, melainkan dengan mempertimbangkan penempatan pejabat sesuai kompetensinya
“Saya juga menekankan para camat dan lurah lebih rajin turun ke masyarakat,” pesannya kepada seluruh peserta pelantikan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Yayuk Eko Agustin, menambahkan, total pejabat yang dimutasi sebanyak 187 orang. Rinciannya, promosi 106 orang dan rotasi 81 orang. Jika dilihat berdasar eselon, eselon II.a 1 orang, II.b 6 orang, III.a 12 orang, III.b 23 orang, IV.a 110 orang, dan IV.b 35 orang.(red)
PPDB – Maraknya Orang Tua Siswa Baru Wadol Ke Anggota Dewan.
Walikota Membuka Pagelaran Cross Culture Festival ( CCF ) Di Balai Kota.
Pasrah,,, BLSM Disunat Rp 150 Ribu.
Kabar7news.com.Nganjuk - Warga miskin di beberapa desa di Kecamatan Loceret, Nganjuk, bisa jadi gigit jari. Bagaimana tidak, mereka tak menerima dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) secara utuh. Sebab, dana yang mereka terima harus dipotong hingga Rp 150 ribu oleh pihak desa dengan dalih untuk pemerataan.Setelah menerima dana BLSM Rp 300 ribu per kepala keluarga (KK) mereka diminta menyerahkan uang Rp 100 ribu dan memasukkannya ke kardus yang dijaga beberapa orang di pintu masuk. Akibatnya, warga miskin hanya membawa pulang Rp 200 ribu.
Warga mengaku tidak bisa berbuat banyak. Mengingat, hampir seluruh penerima BLSM di desa itu menyerahkan uang Rp 100 ribu. Alasannya, untuk pemerataan. Sebab, ada warga miskin lain yang tidak mendapat BLSM. Karena itu, dana yang terkumpul nanti akan disalurkan kepada warga miskin yang tidak mendapat BLSM. ""Bagaimana lagi? Tidak apa-apa dikasih seratus ribu,"" kata Panimin, 63, salah seorang warga yang ditemui wartawan.
Menurut informasi, pemotongan BLSM itu sebenarnya tidak hanya terjadi di Desa Kwagean. Desa-desa yang lain di Kecamatan Loceret juga sama. Bahkan, BLSM di Desa Godean itu dipotong hingga Rp 150 ribu per KK miskin. Alasannya sama, yakni untuk disalurkan kepada warga miskin lain yang tidak terdaftar. Hal serupa terjadi di Desa Bajulan dan Sombron.
Kepala Desa (Kades) Kwagean Lusi Wahyu Wigati saat dikonfirmasi kemarin enggan menjawab soal pemotongan BLSM di desanya itu. Sebab, pemotongan itu tidak hanya terjadi di desanya. ""Jangan hanya desa saya, desa-desa lainnya juga sama,"" kata Lusi saat ditemui di ruangannya kemarin.
Lusi mengungkapkan, pemotongan itu dilakukan semata-mata untuk seluruh warga miskin di desanya agar bisa ikut merasakan BLSM. Sebab, warga miskin yang tercatat mendapat BLSM hanya 599 KK miskin. Sementara itu, masih ada sekitar 200 KK miskin lain yang tidak terdaftar. Padahal, mereka juga membutuhkan.
Karena itu, pada saat pertemuan di kantor Kecamatan Loceret beberapa waktu lalu, lanjut Lusi, beberapa kades bersepakat untuk membagi secara rata dana BLSM itu. Tujuannya, seluruh warga miskin bisa ikut merasakan. ""Sama sekali tidak ada yang masuk ke kantong perangkat atau pribadi. Itu murni untuk menolong,"" tambahnya.
Bukan hanya itu, Lusi menyebutkan bahwa pembagian BLSM itu tidak melibatkan perangkat desa. Sebab, pihaknya membentuk panitia khusus yang terdiri atas para ketua RT dan RW. Untuk diketahui, secara keseluruhan, ada 87.163 KK miskin penerima BLSM di Kabupaten Nganjuk. Data itu didasarkan pada data penerimaan beras miskin (raskin) yang didapat dari PPLS 2011 untuk pagu 2013.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk Masduqi mengaku tidak tahu bahwa dana BLSM itu akhirnya dipotong. Sebab, semua petunjuk pembagian sudah diatur sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat. ""Tentu kami tidak berani macam-macam, bisa-bisa kami dapat teguran dari pemerintah,"" kata Masduqi tadi malam.
Dia juga menyatakan bahwa pemkab juga sama sekali tidak pernah menyarankan hal itu. Apalagi menginstruksi agar dibuat kesepakatan pemotongan. Namun, dia berharap agar pembagian BLSM tersebut tetap berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan permasalahan di masyarakat. (Ir/sb-jpnn)
Gempa Aceh - Korban Meninggal Sementara Mencapai 22 Orang.
"Data sementara dampak gempa terdapat 22 orang meninggal dunia, 210 orang luka-luka, dan ribuan bangunan dan rumah rusak," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (03/07/2013).
Berdasarkan laporan dari BPBA Aceh Tengah, di daerah itu terdapat 10 orang meninggal, 140 orang luka-luka dan dirawat di RSUD, bangunan yang meliputi rumah, masjid, meunasah, kantor pemerintah mengalami kerusakan. Diperkirakan 1.500 unit mengalami kerusakan. Beberapa ruas jalan longsor. Pengungsian tersebar di 10 titik.
Sedangkan di Kabupaten Bener Meriah tedapat 12 orang meninggal, 70 orang di rawat di RSUD Bener Meriah dan puskesmas setempat. Kerusakan bangunan dan rumah masih dilakukan pendataan.
Upaya penanganan pasca gempa terus dilakukan secara cepat. Saat ini tim BNPB, SRC PB, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan dan Kementerian PU berada di Bener Meriah untuk melakukan koordinasi dan kaji cepat.
Menurut Sutopo, BNPB pagi ini mengirimkan satu helicopter Collibri TNI AU dari Pekanbaru ke Aceh untuk membantu penanganan gempa, khususnya di perbatasan antara Bener Meriah dan Aceh Tengah. Pagi ini juga, BNPB memberangkatkan pesawat CN 235 TNI AU untuk melakukan foto udara dan kaji cepat dari udara dampak kerusakan gempa.
Ormas dan LSM Sayangkan Pengesahan RUU Ormas
Penolakan Ormas dan LSM dengan menggelar aksi unjuk rasa, untuk sementara waktu telah membuahkan hasil yaitu dengan dua kali penundaan pengesahaan menjadi Undang-Undang.
Seharusnya RUU disahkan pada 12 April namun mendapat penolakan keras sehingga ditunda. Kemudian pengesahan kembali ditunda pada 19 Juni. Padahal pembahasan RUU sudah memasuki delapan kali masa sidang. Namun, ditengah hujan kritik, DPR mengesahkan RUU Ormas pada 2 Juli.
Ketua Perempuan Ibu dan Anak, Magdalena Sitorus, menyayangkan RUU Ormas tetap disahkan kendati menuai protes. Seharusnya baik DPR dan pemerintah membuka pintu dialog seluas-luasnya untuk menangkap aspirasi masyarakat.
“Begitu banyak reaksi. Kalau massif dan negara menjalankan ini sebagai fungsi mereka mengeluarkan Undang-Undang, saya fikir menjadi pertanyaan urgensinya dimana?. Kemudian melahirkan dispute maka itu tidak sehat,” ujar Magdalena Sitorus.
Menurut Magdalena,Pemerintah seharusnya dalam menetapkan tujuan, tidak boleh hanya sepihak namun juga harus memperhatikan aspirasi yang berkembang dimasyarakat. Sementera itu terkait dengan Ormas yang kemudian berafiliasi menjadi partai politik, menurutnya ada pengawasan yang tidak maksimal.
Ormas dan LSM di tanah air dalam perkembangannya telah memberikan kontribusi untuk masyarakat bahkan menjadi partner untuk pemerintah.
“LSM langsung bersinggungan dengan akar rumput. Itu seharusnya dipertimbangkan. Kalau ada reaksi apakah bisa dipending dan masyarakat memberi masukan untuk digodok,” tegas Magdalena
Polda Jatim Gelar Razia Pada Bulan Suci Ramadan Setiap Malam.
“Razia ini bukan hanya Polda Jatim, tetapi semua Polres jajaran juga sudah diperintahkan atau atensi langsung dari Kapolda Jatim untuk menggelar razia setiap malam. Ini serentak di seluruh Jawa Timur. Target operasinya adalah Senpi (Senjata Api), bahan peledak, narkoba dan senjata tajam,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono saat di Mapolda Jatim, Selasa (02/07/2013)
Dikatakannya, razia ini sengaja digelar pascahilangnya dinamit di Bogor serta upaya cipta kondisi menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri. Bahkan Bapak Kapolda mengaku akan meninjau langsung sepanjang jalur Pantura mulai dari perbatasan Jawa Tengah hingga perbatasan dengan Bali.
Selain memantau keamanan, polda juga akan menggelar acara sidak ke sepanjang jalur Pantura juga dimaksudkan untuk mengetahui secara langsung kondisi jalan raya di Jawa Timur menjelang Mudik Lebaran nanti. Supaya, bisa dilakukan persiapan serta dicari solusi terkait potensi permasalahannya.
“Pak Kapolda akan turun langsung ke wilayah Pantura untuk melihat dan mencari solusi terkait kemacetan dan pengamanan di lokasi tersebut. Mulai dari perbatasan Jawa Tengah, hingga di perbatasan Bali,” ujarnya.
Hal lain yang menjadi perhatian serius Polda Jatim menjelang Ramadan adalah peredaran petasan dan kembang api. Terkait itu, maka itu pihaknya mengimbau semua jajaran untuk lebih ketat dalam melakukan pengawasan peredaran petasan dan kembang api di wilayahnya masing-masing.
“Untuk (petasan dan kembang api) yang mempunyai ukuran diatas 2 inci hingga 8 inci wajib mempunyai izin. Kalau tidak (ada izinnya) akan dikenakan pidana, karena membahayakan,” tegasnya.
Ia menambahkan, sesuai kriteria kembang api atau petasan berukuran dibawah dua inci diperbolehkan dijual di mana saja tanpa adanya izin. Dan sebelum digelar razia terkait peredaran petasan dan kembang api, pihaknya bakal memberikan sosialisasi ke masyarakat.
Sementara itu Kapolda Jatim, Irjen Pol Unggung Cahyono juga menyampaikan perhatiannya terkait hilangnya 250 dinamit di Bogor. Setiap malam, di gelar razia di berbagai tempat di Surabaya serta semua polres jajaran untuk mengantisipasi masuknya dinamit ke Jawa Timur.
“Pengamanan terus kita tingkatkan, terutama dengan menggelar razia setiap malam. Dan sejauh ini, di Jawa Timur belum ada laporan terkait keberadaan dinamit tersebut,” ujarnya. (Ir/pca/kominfo)
Presiden Melantik 735 Perwira Remaja TNI-POLRI
PAMMI Akan Menertibkan Panggung Dangdut Yang Mengandung Unsur Erotisme.
Kenaikan Tarif Angkutan Surabaya Resmi Naik Hari Ini Per 01 juli 2013.
Kabar7news.com-surabaya. Pemerintah kota surabaya (Pemkot) hari ini resmi mengumumkan kenaikan tarif angkutan umum sesuai UU Perwali nomer 49 tahun 2013 tertanggal 28 juni 2013,kenaikan tarif angkutan umum tersebut berlaku untuk bus kota, mikrolet, dan taksi. Pemberlakukan kenaikan tarif itu merupakan tindak lanjut pengajuan hasil rapat Dinas Perhubungan, Organda, Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) yang membahas penyesuaian tarif dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).Dalam Perwali itu disebutkan, kenaikan tarif bervariasi berkisar 10-23 persen. Dengan pemberlakukan Perwali Nomor 49 tahun 2013 itu, maka Perwali nomor 41 tahun 2013, tentang penetapan tarif penumpang kelas ekonomi untuk angkutan orang dalam trayek dan pemberian persetujuan tarif penumpang untuk angkutan orang tidak dalam trayek, dengan menggunakan taksi dalam wilayah Surabaya, sudah tidak berlaku.
Kepala Dinas Perhubungan Surabaya mengatakan, dengan kenaikan tarif itu, dia minta pada DPC Organda bersama pemilik angkutan kota dan pengemudi angkutan kota atau taksi, untuk melaksanakan tarif baru sebagaimana mestinya.'' ujar Eddie
"Perwali nomor 49 tahun 2013 menyebutkan, kenaikan tarif bus kota dan angkota kota, kenaikannya tidak signifikan dan bervariasi, antara 14-23 persen. Untuk angkutan kota yang tarif awalnya Rp 2.600,- naik menjadi Rp 3.200,- atau naik 23 persen," jelasnya.
Sementara untuk bus kota ekonomi, tarif semula Rp 1.900,- menjadi Rp 2.200,- atau naik 16 persen. Sedangkan bus patas melewati dua pintu tol, tarif semula Rp. 3.500,- sekarang naik jadi Rp 4.000,- atau naik 14 persen.
Khusus untuk tarif taksi batas bawah, yang semula Rp 4.500,- naik jadi Rp 5.000,- atau naik 15 persen. Sementara untuk batas atas yang awalnya Rp. 5.000,- naik jadi Rp 5.500,- atau naik 10 persen.
Untuk perkilometernya, khusus tarif batas bawah yang awalnya Rp 3.000,- naik jadi Rp 3.500,- atau baik 17 persen. Khusus untuk batas atas, yang awalnya Rp 3.250,-sekarang naik jadi Rp 4.000,- atau naik 23 persen.
Selain itu, waktu tunggu per jam untuk taksi, kalau dulu batas bawah Rp 30.000,- sekarang menjadi Rp 35.000,- atau naik 17 persen. Untuk batas atas yang awalnya Rp 32.500,- sekarang naik menjadi Rp 40.000,- atau naik 23 persen.
Dengan adanya perubahan tarif tersebut, Dinas Perhubungan Surabaya minta pada DPC Organda Surabaya melakukan sosialisasi selama satu minggu. "Khusus untuk taksi, semua operator taksi selama masa sosialisasi dan sebelum menerapkan tarif baru, harus melakukan tera ulang argometernya, sesuai dengan tarif baru," tegas Eddie.
Menurut Eddie, langkah itu perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya salah paham antara pengguna jasa dengan pengemudi, waktu menggunakan jasa layanan transportasi umum di Surabaya.
PAMMI Jatim Gelar Workshop Berikan Pendidikan Pada Seniman dan Penyanyi Dangdut.
Rekreasi Hiburan Umum (RHU) Tutup Selama Bulan Ramadhan,Tanpa Terkecuali
Kabar7news.com.surabaya - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menegaskan tempat rekreasi hiburan umum (RHU) khususnya karaoke keluarga, spa dan panti pijat dilarang buka atau beroperasi yang berlaku mulai Ramadhan tahun ini."Itu sudah sesuai dengan perda yang baru Nomor 23 Tahun 2012 tentang Pariwisata," kata Kepala Satpol PP Surabaya Irfan Widyanto di Surabaya, Senin.
Menurut dia, jika karaoke keluarga, spa dan panti pijat pada Ramadhan tahun-tahun sebelumnya masih dibebaskan beroperasi dengan ketentuan jam-jam tertentu, maka mulai tahun ini dilarang untuk buka sepenuhnya selama bulan Ramadhan.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya akan terus memantau keberadaan RHU tersebut agar tidak melanggar perda yang telah ditetapkan tersebut.
Tentunya peraturan ini untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kegiatan ibadah bagi umat Islam di Surabaya. "Kita akan lakukan operasi keliling secara terus-menerus untuk memantau RHU itu," katanya.
Irfan mengatakan jika ada RHU yang melanggar maka pihaknya tidak segan-segan memberikan rekomendasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar izin operasional RHU tersebut dicabut.
"Dalam menegakkan perda, kami tidak pandang bulu," katanya.
Namun demikian, lanjut dia, pihaknya akan menggelar seruan bersama yang diikuti sejumlah instansi pemerintahan, kepolisian, perusahaan dan lainnya pada saat menjelang pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
"Kita akan sosialisasikan ini. Jika tetap tidak diindahkan ya akan kami beri sanksi," katanya.
Sidang Rapat Paripurna Bahas Perubahan Pimpinan dan Anggota Fraksi DPRD surabaya.
Dalam sidang paripurna yang digelar tersebut yang sudah dibacakan dalam rapat menentukan 2 anggota yang baru saja dilantik yakni Dedy Prasetyo menggantikan Wishnu Wardhana dan Teguh Harianto menggantikan Agus Santoso yang sebelumnya sudah disahkan.
Ke 2 anggota DPRD yang baru dilantik yakni Dedy Prasetyo ditempatkan di Komisi C menggantikan posisi Agus Santoso,dan Teguh Harianto, ditempatkan di Komisi B menggantikan Machmud,namun sidang paripurna tidak menentukan siapa yang menjabat ketua komisi B dan ketua Badan Kehormatan (BK) di DPRD Surabaya.
Sementara Sidang rapat paripurna tersebut, juga di hadiri oleh walikota surabaya Tri Risma Harini.(Ir)
Anggota Dewan DPRD Surabaya Memberikan Penghormatan Terakhir Pada Jenazah Immanuel.
Selama hidupnya Armahum dikenal baik dalam menjalankan tugas sebagai anggota dewan dari Partai Damai Sejahtera (PDS),Armahum meninggalkan seorang istri dan 4 anak ,Armahum Immanuel anak ke-7 dari 8 bersaudara,dilahirkan di Manado, Sulawesi Utara,merupakan anak pasangan purnawirawan TNI AD Johan Robert Lumoindong dan Wihelmina Roring ini setelah lulus SMA merantau ke Bandung dan akhirnya meniti karir sebagai politikus di Kota Surabaya. dan sebelumnya aktif dalam mengikuti organisasi masyarakat.Setelah Usai mengikuti prosesi penghormatan terakhir jenazah diberangkatkan pada pukul 13.30.wib dari gedung DPRD seluruh para pelayat baik dari anggota dewan dan kerabat serta keluarga duka ikut mengantar jenasah menuju tempat pemakaman umum (TPU) keputih sokolilo surabaya. (Ir-)
Kantor Pos Pamekasan Segera Mencairkan BLSM Sebanyak 86.397 RTS.
Kepala kantor Pos Pamekasan Ade Ahadiat mengatakan, saat ini pihaknya baru melakukan berbagai koordinasi, baik dengan kepolisian, Dinsos hingga pihak kecamatan, kelurahan dan desa, untuk memberikan layanan terbaik pada saat berlangsungnya pendistribusian bantuan langsung sementara (BLSM), dengan nilai total mencapai sekitar Rp 25 Miliar.
“BLSM Pamekasan ini total 86.397 RTS, direncanakan pembayaran mulai 1 Juli 2013, adapun untuk penjadwalannya masih kita susun sebaiknya kemana-mana dulu karena kan kaitannya nanti kita koordinasi dengan keamanan juga pemkab,” terang Kakan Pos Pamekasan Ade Ahadiat.
Pendistribusian BLSM tahap 1 itu, menurut rencana akan berlangsung selama 3 minggu atau setidaknya tuntas pada akhir minggu ke 3 bulan Juli 2013, dengan melakukan verifikasi kartu perlindungan sosial (KPS), sehingga tidak terjadi kartu atau penerima BLSM ganda.
Dan untuk memberikan layanan terbaik, pihak kantor pos Pamekasan juga berencana membuka layanan di masing-masing kelurahan atau desa, disamping kantor pos terdekat, sehingga total dana BLSM yang tersedia bisa seluruhnya tersalurkan sesuai jadwal yang telah dibuat.
Susah Masuk Sekolah Negeri,Akibat Ruwetnya Sistem PPDB
Seperti yang di ungkapkan ketua Komisi C saat hearing mengatakan, '' bahwa Surabaya harus bisa mengayomi rakyatnya untuk sekolah ''kata Sachirul Alim Anwar Komisi C. Dalam himbaunnya menambahkan,kepala sekolah SMPN 4 dan agar anak-anak di Kelurahan Kapasan RW IV harus diterima untuk belajar di SMPN 41''. pungkasnya. Sementara itu dalam laporannay Dinas Pendidikan Kota Surabaya, ''selama 2 tahun terakhir sekolah Mitra Warga memang banyak mendapat pengaduan dari masyarakat. Karena sekolah mitra warga hanya diperuntukkan bagi warga di 1 kecamatan saja. Akan tetapi pada tahun 2013 sudah ada Peraturan Daerah mengenai penyelenggaraan pendidikan. Perda Penyelenggaraan pendidikan tersebut mengatur tentang Sekolah Kawasan di Kota Surabaya. sehingga tidak lagi terbatas pada satu wilayah kecamatan saja.
Perda Penyelenggaraan Pendidikan juga mengatur kerjasama dengan sekolah-sekolah swasta untuk menjalankan program sekolah mitra warga. Sehingga meskipun sekolah di sekolahan swasta warga tetap tidak dipungut biaya apapun. Baik spp maupun biaya pembangunan atau uang gedung. Juga, siswa tetap mendapatkan bantuan berupa seragam sekolah. Terkait laporan warga RW IV kelurahan Kapasan yang anaknya tidak dapat bersekolah di SMPN 41, kepala Dinas Pendidikan Surabaya berjanji akan membantu warga tersebut. “Dinas Pendidikan akan membantu siswa-siswi yang tidak lolos ke sekolah negeri untuk masuk ke sekolah swasta.” Jelas Iksan kepala Dispendik Surabaya.(Ir/Sa) .
Penjual Warung Kopi, Nyambi Jual Sabu-sabu.
Kabar7news.com-surabaya. Ada-ada saja ulah bandar sabu-sabu untuk mengelabuhi petugas. Heri warga Kedungmangu, Surabaya harus berurusan dengan petugas. Pasalnya, kakek berusia 53 tahun ini tertangkap menjual sabu-sabu. Uniknya, agar usaha haramnya ini tidak diendus oleh petugas, dia menyaruh menjadi penjual kopi di sebuah warkop."Pelaku memang sudah lama mengedarkan sabu di warungnya. Dan kami mengetahui sepak terjangnya dari informasi masyarakat," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, Rabu (26/6/2013).
Dari penyidikkan sementara, Heri mengaku mendapatkan barang haram ini dari seorang bandar yang berada di Jakarta. Sedangkan untuk transaksinya, ia datang sendiri ke Jakarta. Dalam transaksi ini tanpa melalui jasa seorang kurir.
Saat penangkapan ini, Polisi berhasil menyita 12 paket sabu siap jual di warung kopi milik Heri. Barang haram itu diamankan berserta alat hisap dan satu unit timbangan.
Selain menangkap Heri, dari pengembangan kasus tersebut Polisi juga menangkap dua pengedar lainnya. Mereka adalah Sony (32) Warga Kedungjaya, Benowo.
Dari penangkapan tersangka ini polisi berhasil menyita barang bukti berupa 2,42 gram sabu, 2 unit timbangn dan alat hisap. Kemudian Choirul (34) warga Sidotopo Jaya, Surabaya, dengan barang bukti 1,4 gram sabu, 1 timbangan elektronik dan seperangkat alat hisap.
"Untuk pengedar yang ada di Jakarta, kita akan melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat untuk membekuk pengedar yang ada di Jakarta. Saat ini kami masih melakukan pengembangan terkait jaringan lain para tersangka ini," tandas Mantan Kapolsek Asemrowo (Ir/sb-sindonews)
Ditemukan Bocah Penderita HIV/AIDS Sengaja Dibuang.
Kabar7news.com-Blitar. Seorang bocah perempuan berusia lima tahun yang diduga sengaja dibuang orang tuanya, di komplek Pasar Legi, Kota Blitar positif mengidap HIV/AIDS.DPRD Kota Blitar meminta dinas terkait untuk memberikan perawatan medis secara layak. Sebab, didalam kondisi sakit akibat penyakit penyerta diare dan gangguan pernafasan, tersiar kabar si bocah akan "dibuang" ke Papua.
"Karena sekarang posisinya di sini (Kota Blitar). Maka pemkot harus bertanggung jawab penuh atas kondisi kesehatanya," ujar anggota Komisi I DPRD Kota Blitar Supriyono, kepada wartawan, Rabu (26/6/2013).
Bocah bernasib malang itu, kini berada di RSU Mardi Waluyo Blitar. Sejak ditemukan beberapa pekan yang lalu, petugas belum bisa mengorek identitasnya.
Belum diketahui nama, siapa orang tuanya, dan darimana si bocah berasal. Sebab yang bersangkutan hanya menangis dan tidak bersedia bicara.
Dari hasil pemeriksaan medis, bocah bertubuh kurus itu positif terjangkit virus HIV/Aids. Dipastikan ia terlahir dari orang tua yang hidup dengan HIV/Aids (Odha).
Menurut Supriyono, kasus ini tengah menjadi perhatian serius kalangan legislatif. Dia tidak berharap dinas akan lepas tangan dengan alasan apapun. Sebab, di dalam pos anggaran dinas sosial tenaga kerja, terdapat dana untuk menanggulangi masalah sosial seperti ini.
"Jangan sampai muncul tudingan pemerintah telah menelantarkan anak penderita HIV/Aids yang sebelumnya sudah ditelantarkan orang tuanya," tegas Supriyono.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar Ngesti Utomo membenarkan adanya wacana membawa bocah HIV/Aids tersebut ke panti khusus yang berada di Papua, atau Bogor Jawa Barat. Namun semua itu masih dalam pertimbangan, mengingat kondisi kesehatan si bocah relatif mengkhawatirkan.
"Yang pasti kita akan memulihkan dulu kesehatanya. Karenanya, saat ini diberikan perawatan yang intensif. Kalau memang semuanya berjalan baik, baru dipertimbangkan langkah berikutnya membawa panti khusus penderita HIV/Aids di Jawa Barat atau Papua," ujarnya.
(Ir/sb-sindonews)
Pencairan BLSM Di Kec Sambikerep Lancar.
Read more...
187 Pejabat Pemkot Dimutasi,Hedro Gunawan Jabat Sekkota Surabaya.
Hendro yang sebelumnyFoto pelantikan pejabat pemkot sby 2a sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeko), didaulat sebagai Sekkota definitif menggantikan Soekamto Hadi yang kini menjadi narapidana kasus gratifikasi.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur nomor 821.2/426/212/2013 tentang Pengangkatan dalam Jabatan.
Surat tertanggal 18 Juni 2013 itu juga menyatakan bahwa Hendro resmi menjalankan peran barunya terhitung sejak tanggal pelantikan.
Posisi Kepala Bappeko tersebut kini dijabat oleh Agus Imam Sonhaji, mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR).
Sementara DCKTR dijabat oleh Eri Cahyadi dengan status pelaksana tugas (plt). Dia juga merangkap jabatan sebagai Kepala Bidang Tata Bangunan di dinas yang sama.
Selain Hendro dan Agus, Febria Rachmanita diberi kepercayaan mengepalai Dinas Kesehatan (Dinkes), Febria selama ini sudah menjalankan tugasnya sebagai Plt. Kadinkes, menggantikan Esty Martyana Rachmie yang pensiun beberapa waktu lalu. Namun, baru sekarang statusnya ditetapkan sebagai pejabat definitif.
Sementara, Eko Agus SupFoto Pelantikan Pejabat Pemkot sbyiadi, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) diberi mandat memimpin Badan Koordinasi Pelayanan dan Penanaman Modal. Posisinya di Disperdagin diisi Widodo Suryantoro yang sebelumnya menjabat Kabag Perekonomian.
Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pelantikan Sekkota kal ini sedikit mendobrak tradisi yang ada. Selama ini, prosesi pengambilan sumpah Sekkota selalu dilaksanakan tersendiri, tidak digabung dengan pelantikan pejabat lain.
“Mutasi atau perpindahan jabatan merupakan suatu hal yang lumrah. Termasuk Sekkota juga sama-sama sebagai abdi masyarakat. Jabatan adalah amanah. Yang terpenting bagaimana menjalankan tugas baru dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Risma menyatakan, pergeseran posisi di lingkup pemkot dilakukan bukan atas dasar suka atau tidak suka, melainkan dengan mempertimbangkan penempatan pejabat sesuai kompetensinya
“Saya juga menekankan para camat dan lurah lebih rajin turun ke masyarakat,” pesannya kepada seluruh peserta pelantikan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Yayuk Eko Agustin, menambahkan, total pejabat yang dimutasi sebanyak 187 orang. Rinciannya, promosi 106 orang dan rotasi 81 orang. Jika dilihat berdasar eselon, eselon II.a 1 orang, II.b 6 orang, III.a 12 orang, III.b 23 orang, IV.a 110 orang, dan IV.b 35 orang.(red)
Read more...
PPDB – Maraknya Orang Tua Siswa Baru Wadol Ke Anggota Dewan.
Read more...
Walikota Membuka Pagelaran Cross Culture Festival ( CCF ) Di Balai Kota.
Read more...
Pasrah,,, BLSM Disunat Rp 150 Ribu.
Kabar7news.com.Nganjuk - Warga miskin di beberapa desa di Kecamatan Loceret, Nganjuk, bisa jadi gigit jari. Bagaimana tidak, mereka tak menerima dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) secara utuh. Sebab, dana yang mereka terima harus dipotong hingga Rp 150 ribu oleh pihak desa dengan dalih untuk pemerataan.Setelah menerima dana BLSM Rp 300 ribu per kepala keluarga (KK) mereka diminta menyerahkan uang Rp 100 ribu dan memasukkannya ke kardus yang dijaga beberapa orang di pintu masuk. Akibatnya, warga miskin hanya membawa pulang Rp 200 ribu.
Warga mengaku tidak bisa berbuat banyak. Mengingat, hampir seluruh penerima BLSM di desa itu menyerahkan uang Rp 100 ribu. Alasannya, untuk pemerataan. Sebab, ada warga miskin lain yang tidak mendapat BLSM. Karena itu, dana yang terkumpul nanti akan disalurkan kepada warga miskin yang tidak mendapat BLSM. ""Bagaimana lagi? Tidak apa-apa dikasih seratus ribu,"" kata Panimin, 63, salah seorang warga yang ditemui wartawan.
Menurut informasi, pemotongan BLSM itu sebenarnya tidak hanya terjadi di Desa Kwagean. Desa-desa yang lain di Kecamatan Loceret juga sama. Bahkan, BLSM di Desa Godean itu dipotong hingga Rp 150 ribu per KK miskin. Alasannya sama, yakni untuk disalurkan kepada warga miskin lain yang tidak terdaftar. Hal serupa terjadi di Desa Bajulan dan Sombron.
Kepala Desa (Kades) Kwagean Lusi Wahyu Wigati saat dikonfirmasi kemarin enggan menjawab soal pemotongan BLSM di desanya itu. Sebab, pemotongan itu tidak hanya terjadi di desanya. ""Jangan hanya desa saya, desa-desa lainnya juga sama,"" kata Lusi saat ditemui di ruangannya kemarin.
Lusi mengungkapkan, pemotongan itu dilakukan semata-mata untuk seluruh warga miskin di desanya agar bisa ikut merasakan BLSM. Sebab, warga miskin yang tercatat mendapat BLSM hanya 599 KK miskin. Sementara itu, masih ada sekitar 200 KK miskin lain yang tidak terdaftar. Padahal, mereka juga membutuhkan.
Karena itu, pada saat pertemuan di kantor Kecamatan Loceret beberapa waktu lalu, lanjut Lusi, beberapa kades bersepakat untuk membagi secara rata dana BLSM itu. Tujuannya, seluruh warga miskin bisa ikut merasakan. ""Sama sekali tidak ada yang masuk ke kantong perangkat atau pribadi. Itu murni untuk menolong,"" tambahnya.
Bukan hanya itu, Lusi menyebutkan bahwa pembagian BLSM itu tidak melibatkan perangkat desa. Sebab, pihaknya membentuk panitia khusus yang terdiri atas para ketua RT dan RW. Untuk diketahui, secara keseluruhan, ada 87.163 KK miskin penerima BLSM di Kabupaten Nganjuk. Data itu didasarkan pada data penerimaan beras miskin (raskin) yang didapat dari PPLS 2011 untuk pagu 2013.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk Masduqi mengaku tidak tahu bahwa dana BLSM itu akhirnya dipotong. Sebab, semua petunjuk pembagian sudah diatur sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat. ""Tentu kami tidak berani macam-macam, bisa-bisa kami dapat teguran dari pemerintah,"" kata Masduqi tadi malam.
Dia juga menyatakan bahwa pemkab juga sama sekali tidak pernah menyarankan hal itu. Apalagi menginstruksi agar dibuat kesepakatan pemotongan. Namun, dia berharap agar pembagian BLSM tersebut tetap berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan permasalahan di masyarakat. (Ir/sb-jpnn)
Read more...
Gempa Aceh - Korban Meninggal Sementara Mencapai 22 Orang.
"Data sementara dampak gempa terdapat 22 orang meninggal dunia, 210 orang luka-luka, dan ribuan bangunan dan rumah rusak," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (03/07/2013).
Berdasarkan laporan dari BPBA Aceh Tengah, di daerah itu terdapat 10 orang meninggal, 140 orang luka-luka dan dirawat di RSUD, bangunan yang meliputi rumah, masjid, meunasah, kantor pemerintah mengalami kerusakan. Diperkirakan 1.500 unit mengalami kerusakan. Beberapa ruas jalan longsor. Pengungsian tersebar di 10 titik.
Sedangkan di Kabupaten Bener Meriah tedapat 12 orang meninggal, 70 orang di rawat di RSUD Bener Meriah dan puskesmas setempat. Kerusakan bangunan dan rumah masih dilakukan pendataan.
Upaya penanganan pasca gempa terus dilakukan secara cepat. Saat ini tim BNPB, SRC PB, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan dan Kementerian PU berada di Bener Meriah untuk melakukan koordinasi dan kaji cepat.
Menurut Sutopo, BNPB pagi ini mengirimkan satu helicopter Collibri TNI AU dari Pekanbaru ke Aceh untuk membantu penanganan gempa, khususnya di perbatasan antara Bener Meriah dan Aceh Tengah. Pagi ini juga, BNPB memberangkatkan pesawat CN 235 TNI AU untuk melakukan foto udara dan kaji cepat dari udara dampak kerusakan gempa.
Read more...
Ormas dan LSM Sayangkan Pengesahan RUU Ormas
Penolakan Ormas dan LSM dengan menggelar aksi unjuk rasa, untuk sementara waktu telah membuahkan hasil yaitu dengan dua kali penundaan pengesahaan menjadi Undang-Undang.
Seharusnya RUU disahkan pada 12 April namun mendapat penolakan keras sehingga ditunda. Kemudian pengesahan kembali ditunda pada 19 Juni. Padahal pembahasan RUU sudah memasuki delapan kali masa sidang. Namun, ditengah hujan kritik, DPR mengesahkan RUU Ormas pada 2 Juli.
Ketua Perempuan Ibu dan Anak, Magdalena Sitorus, menyayangkan RUU Ormas tetap disahkan kendati menuai protes. Seharusnya baik DPR dan pemerintah membuka pintu dialog seluas-luasnya untuk menangkap aspirasi masyarakat.
“Begitu banyak reaksi. Kalau massif dan negara menjalankan ini sebagai fungsi mereka mengeluarkan Undang-Undang, saya fikir menjadi pertanyaan urgensinya dimana?. Kemudian melahirkan dispute maka itu tidak sehat,” ujar Magdalena Sitorus.
Menurut Magdalena,Pemerintah seharusnya dalam menetapkan tujuan, tidak boleh hanya sepihak namun juga harus memperhatikan aspirasi yang berkembang dimasyarakat. Sementera itu terkait dengan Ormas yang kemudian berafiliasi menjadi partai politik, menurutnya ada pengawasan yang tidak maksimal.
Ormas dan LSM di tanah air dalam perkembangannya telah memberikan kontribusi untuk masyarakat bahkan menjadi partner untuk pemerintah.
“LSM langsung bersinggungan dengan akar rumput. Itu seharusnya dipertimbangkan. Kalau ada reaksi apakah bisa dipending dan masyarakat memberi masukan untuk digodok,” tegas Magdalena
Read more...
Polda Jatim Gelar Razia Pada Bulan Suci Ramadan Setiap Malam.
“Razia ini bukan hanya Polda Jatim, tetapi semua Polres jajaran juga sudah diperintahkan atau atensi langsung dari Kapolda Jatim untuk menggelar razia setiap malam. Ini serentak di seluruh Jawa Timur. Target operasinya adalah Senpi (Senjata Api), bahan peledak, narkoba dan senjata tajam,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono saat di Mapolda Jatim, Selasa (02/07/2013)
Dikatakannya, razia ini sengaja digelar pascahilangnya dinamit di Bogor serta upaya cipta kondisi menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri. Bahkan Bapak Kapolda mengaku akan meninjau langsung sepanjang jalur Pantura mulai dari perbatasan Jawa Tengah hingga perbatasan dengan Bali.
Selain memantau keamanan, polda juga akan menggelar acara sidak ke sepanjang jalur Pantura juga dimaksudkan untuk mengetahui secara langsung kondisi jalan raya di Jawa Timur menjelang Mudik Lebaran nanti. Supaya, bisa dilakukan persiapan serta dicari solusi terkait potensi permasalahannya.
“Pak Kapolda akan turun langsung ke wilayah Pantura untuk melihat dan mencari solusi terkait kemacetan dan pengamanan di lokasi tersebut. Mulai dari perbatasan Jawa Tengah, hingga di perbatasan Bali,” ujarnya.
Hal lain yang menjadi perhatian serius Polda Jatim menjelang Ramadan adalah peredaran petasan dan kembang api. Terkait itu, maka itu pihaknya mengimbau semua jajaran untuk lebih ketat dalam melakukan pengawasan peredaran petasan dan kembang api di wilayahnya masing-masing.
“Untuk (petasan dan kembang api) yang mempunyai ukuran diatas 2 inci hingga 8 inci wajib mempunyai izin. Kalau tidak (ada izinnya) akan dikenakan pidana, karena membahayakan,” tegasnya.
Ia menambahkan, sesuai kriteria kembang api atau petasan berukuran dibawah dua inci diperbolehkan dijual di mana saja tanpa adanya izin. Dan sebelum digelar razia terkait peredaran petasan dan kembang api, pihaknya bakal memberikan sosialisasi ke masyarakat.
Sementara itu Kapolda Jatim, Irjen Pol Unggung Cahyono juga menyampaikan perhatiannya terkait hilangnya 250 dinamit di Bogor. Setiap malam, di gelar razia di berbagai tempat di Surabaya serta semua polres jajaran untuk mengantisipasi masuknya dinamit ke Jawa Timur.
“Pengamanan terus kita tingkatkan, terutama dengan menggelar razia setiap malam. Dan sejauh ini, di Jawa Timur belum ada laporan terkait keberadaan dinamit tersebut,” ujarnya. (Ir/pca/kominfo)
Read more...
Presiden Melantik 735 Perwira Remaja TNI-POLRI
Read more...
PAMMI Akan Menertibkan Panggung Dangdut Yang Mengandung Unsur Erotisme.
Read more...
Kenaikan Tarif Angkutan Surabaya Resmi Naik Hari Ini Per 01 juli 2013.
Kabar7news.com-surabaya. Pemerintah kota surabaya (Pemkot) hari ini resmi mengumumkan kenaikan tarif angkutan umum sesuai UU Perwali nomer 49 tahun 2013 tertanggal 28 juni 2013,kenaikan tarif angkutan umum tersebut berlaku untuk bus kota, mikrolet, dan taksi. Pemberlakukan kenaikan tarif itu merupakan tindak lanjut pengajuan hasil rapat Dinas Perhubungan, Organda, Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) yang membahas penyesuaian tarif dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).Dalam Perwali itu disebutkan, kenaikan tarif bervariasi berkisar 10-23 persen. Dengan pemberlakukan Perwali Nomor 49 tahun 2013 itu, maka Perwali nomor 41 tahun 2013, tentang penetapan tarif penumpang kelas ekonomi untuk angkutan orang dalam trayek dan pemberian persetujuan tarif penumpang untuk angkutan orang tidak dalam trayek, dengan menggunakan taksi dalam wilayah Surabaya, sudah tidak berlaku.
Kepala Dinas Perhubungan Surabaya mengatakan, dengan kenaikan tarif itu, dia minta pada DPC Organda bersama pemilik angkutan kota dan pengemudi angkutan kota atau taksi, untuk melaksanakan tarif baru sebagaimana mestinya.'' ujar Eddie
"Perwali nomor 49 tahun 2013 menyebutkan, kenaikan tarif bus kota dan angkota kota, kenaikannya tidak signifikan dan bervariasi, antara 14-23 persen. Untuk angkutan kota yang tarif awalnya Rp 2.600,- naik menjadi Rp 3.200,- atau naik 23 persen," jelasnya.
Sementara untuk bus kota ekonomi, tarif semula Rp 1.900,- menjadi Rp 2.200,- atau naik 16 persen. Sedangkan bus patas melewati dua pintu tol, tarif semula Rp. 3.500,- sekarang naik jadi Rp 4.000,- atau naik 14 persen.
Khusus untuk tarif taksi batas bawah, yang semula Rp 4.500,- naik jadi Rp 5.000,- atau naik 15 persen. Sementara untuk batas atas yang awalnya Rp. 5.000,- naik jadi Rp 5.500,- atau naik 10 persen.
Untuk perkilometernya, khusus tarif batas bawah yang awalnya Rp 3.000,- naik jadi Rp 3.500,- atau baik 17 persen. Khusus untuk batas atas, yang awalnya Rp 3.250,-sekarang naik jadi Rp 4.000,- atau naik 23 persen.
Selain itu, waktu tunggu per jam untuk taksi, kalau dulu batas bawah Rp 30.000,- sekarang menjadi Rp 35.000,- atau naik 17 persen. Untuk batas atas yang awalnya Rp 32.500,- sekarang naik menjadi Rp 40.000,- atau naik 23 persen.
Dengan adanya perubahan tarif tersebut, Dinas Perhubungan Surabaya minta pada DPC Organda Surabaya melakukan sosialisasi selama satu minggu. "Khusus untuk taksi, semua operator taksi selama masa sosialisasi dan sebelum menerapkan tarif baru, harus melakukan tera ulang argometernya, sesuai dengan tarif baru," tegas Eddie.
Menurut Eddie, langkah itu perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya salah paham antara pengguna jasa dengan pengemudi, waktu menggunakan jasa layanan transportasi umum di Surabaya.
Read more...
PAMMI Jatim Gelar Workshop Berikan Pendidikan Pada Seniman dan Penyanyi Dangdut.
Read more...
Rekreasi Hiburan Umum (RHU) Tutup Selama Bulan Ramadhan,Tanpa Terkecuali
Kabar7news.com.surabaya - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menegaskan tempat rekreasi hiburan umum (RHU) khususnya karaoke keluarga, spa dan panti pijat dilarang buka atau beroperasi yang berlaku mulai Ramadhan tahun ini."Itu sudah sesuai dengan perda yang baru Nomor 23 Tahun 2012 tentang Pariwisata," kata Kepala Satpol PP Surabaya Irfan Widyanto di Surabaya, Senin.
Menurut dia, jika karaoke keluarga, spa dan panti pijat pada Ramadhan tahun-tahun sebelumnya masih dibebaskan beroperasi dengan ketentuan jam-jam tertentu, maka mulai tahun ini dilarang untuk buka sepenuhnya selama bulan Ramadhan.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya akan terus memantau keberadaan RHU tersebut agar tidak melanggar perda yang telah ditetapkan tersebut.
Tentunya peraturan ini untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kegiatan ibadah bagi umat Islam di Surabaya. "Kita akan lakukan operasi keliling secara terus-menerus untuk memantau RHU itu," katanya.
Irfan mengatakan jika ada RHU yang melanggar maka pihaknya tidak segan-segan memberikan rekomendasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar izin operasional RHU tersebut dicabut.
"Dalam menegakkan perda, kami tidak pandang bulu," katanya.
Namun demikian, lanjut dia, pihaknya akan menggelar seruan bersama yang diikuti sejumlah instansi pemerintahan, kepolisian, perusahaan dan lainnya pada saat menjelang pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
"Kita akan sosialisasikan ini. Jika tetap tidak diindahkan ya akan kami beri sanksi," katanya.
Read more...
Sidang Rapat Paripurna Bahas Perubahan Pimpinan dan Anggota Fraksi DPRD surabaya.
Dalam sidang paripurna yang digelar tersebut yang sudah dibacakan dalam rapat menentukan 2 anggota yang baru saja dilantik yakni Dedy Prasetyo menggantikan Wishnu Wardhana dan Teguh Harianto menggantikan Agus Santoso yang sebelumnya sudah disahkan.
Ke 2 anggota DPRD yang baru dilantik yakni Dedy Prasetyo ditempatkan di Komisi C menggantikan posisi Agus Santoso,dan Teguh Harianto, ditempatkan di Komisi B menggantikan Machmud,namun sidang paripurna tidak menentukan siapa yang menjabat ketua komisi B dan ketua Badan Kehormatan (BK) di DPRD Surabaya.
Sementara Sidang rapat paripurna tersebut, juga di hadiri oleh walikota surabaya Tri Risma Harini.(Ir)
Read more...
Anggota Dewan DPRD Surabaya Memberikan Penghormatan Terakhir Pada Jenazah Immanuel.
Selama hidupnya Armahum dikenal baik dalam menjalankan tugas sebagai anggota dewan dari Partai Damai Sejahtera (PDS),Armahum meninggalkan seorang istri dan 4 anak ,Armahum Immanuel anak ke-7 dari 8 bersaudara,dilahirkan di Manado, Sulawesi Utara,merupakan anak pasangan purnawirawan TNI AD Johan Robert Lumoindong dan Wihelmina Roring ini setelah lulus SMA merantau ke Bandung dan akhirnya meniti karir sebagai politikus di Kota Surabaya. dan sebelumnya aktif dalam mengikuti organisasi masyarakat.Setelah Usai mengikuti prosesi penghormatan terakhir jenazah diberangkatkan pada pukul 13.30.wib dari gedung DPRD seluruh para pelayat baik dari anggota dewan dan kerabat serta keluarga duka ikut mengantar jenasah menuju tempat pemakaman umum (TPU) keputih sokolilo surabaya. (Ir-)
Read more...
Kantor Pos Pamekasan Segera Mencairkan BLSM Sebanyak 86.397 RTS.
Kepala kantor Pos Pamekasan Ade Ahadiat mengatakan, saat ini pihaknya baru melakukan berbagai koordinasi, baik dengan kepolisian, Dinsos hingga pihak kecamatan, kelurahan dan desa, untuk memberikan layanan terbaik pada saat berlangsungnya pendistribusian bantuan langsung sementara (BLSM), dengan nilai total mencapai sekitar Rp 25 Miliar.
“BLSM Pamekasan ini total 86.397 RTS, direncanakan pembayaran mulai 1 Juli 2013, adapun untuk penjadwalannya masih kita susun sebaiknya kemana-mana dulu karena kan kaitannya nanti kita koordinasi dengan keamanan juga pemkab,” terang Kakan Pos Pamekasan Ade Ahadiat.
Pendistribusian BLSM tahap 1 itu, menurut rencana akan berlangsung selama 3 minggu atau setidaknya tuntas pada akhir minggu ke 3 bulan Juli 2013, dengan melakukan verifikasi kartu perlindungan sosial (KPS), sehingga tidak terjadi kartu atau penerima BLSM ganda.
Dan untuk memberikan layanan terbaik, pihak kantor pos Pamekasan juga berencana membuka layanan di masing-masing kelurahan atau desa, disamping kantor pos terdekat, sehingga total dana BLSM yang tersedia bisa seluruhnya tersalurkan sesuai jadwal yang telah dibuat.
Read more...
Susah Masuk Sekolah Negeri,Akibat Ruwetnya Sistem PPDB
Seperti yang di ungkapkan ketua Komisi C saat hearing mengatakan, '' bahwa Surabaya harus bisa mengayomi rakyatnya untuk sekolah ''kata Sachirul Alim Anwar Komisi C. Dalam himbaunnya menambahkan,kepala sekolah SMPN 4 dan agar anak-anak di Kelurahan Kapasan RW IV harus diterima untuk belajar di SMPN 41''. pungkasnya. Sementara itu dalam laporannay Dinas Pendidikan Kota Surabaya, ''selama 2 tahun terakhir sekolah Mitra Warga memang banyak mendapat pengaduan dari masyarakat. Karena sekolah mitra warga hanya diperuntukkan bagi warga di 1 kecamatan saja. Akan tetapi pada tahun 2013 sudah ada Peraturan Daerah mengenai penyelenggaraan pendidikan. Perda Penyelenggaraan pendidikan tersebut mengatur tentang Sekolah Kawasan di Kota Surabaya. sehingga tidak lagi terbatas pada satu wilayah kecamatan saja.
Perda Penyelenggaraan Pendidikan juga mengatur kerjasama dengan sekolah-sekolah swasta untuk menjalankan program sekolah mitra warga. Sehingga meskipun sekolah di sekolahan swasta warga tetap tidak dipungut biaya apapun. Baik spp maupun biaya pembangunan atau uang gedung. Juga, siswa tetap mendapatkan bantuan berupa seragam sekolah. Terkait laporan warga RW IV kelurahan Kapasan yang anaknya tidak dapat bersekolah di SMPN 41, kepala Dinas Pendidikan Surabaya berjanji akan membantu warga tersebut. “Dinas Pendidikan akan membantu siswa-siswi yang tidak lolos ke sekolah negeri untuk masuk ke sekolah swasta.” Jelas Iksan kepala Dispendik Surabaya.(Ir/Sa) .
Read more...
Penjual Warung Kopi, Nyambi Jual Sabu-sabu.
Kabar7news.com-surabaya. Ada-ada saja ulah bandar sabu-sabu untuk mengelabuhi petugas. Heri warga Kedungmangu, Surabaya harus berurusan dengan petugas. Pasalnya, kakek berusia 53 tahun ini tertangkap menjual sabu-sabu. Uniknya, agar usaha haramnya ini tidak diendus oleh petugas, dia menyaruh menjadi penjual kopi di sebuah warkop."Pelaku memang sudah lama mengedarkan sabu di warungnya. Dan kami mengetahui sepak terjangnya dari informasi masyarakat," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, Rabu (26/6/2013).
Dari penyidikkan sementara, Heri mengaku mendapatkan barang haram ini dari seorang bandar yang berada di Jakarta. Sedangkan untuk transaksinya, ia datang sendiri ke Jakarta. Dalam transaksi ini tanpa melalui jasa seorang kurir.
Saat penangkapan ini, Polisi berhasil menyita 12 paket sabu siap jual di warung kopi milik Heri. Barang haram itu diamankan berserta alat hisap dan satu unit timbangan.
Selain menangkap Heri, dari pengembangan kasus tersebut Polisi juga menangkap dua pengedar lainnya. Mereka adalah Sony (32) Warga Kedungjaya, Benowo.
Dari penangkapan tersangka ini polisi berhasil menyita barang bukti berupa 2,42 gram sabu, 2 unit timbangn dan alat hisap. Kemudian Choirul (34) warga Sidotopo Jaya, Surabaya, dengan barang bukti 1,4 gram sabu, 1 timbangan elektronik dan seperangkat alat hisap.
"Untuk pengedar yang ada di Jakarta, kita akan melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat untuk membekuk pengedar yang ada di Jakarta. Saat ini kami masih melakukan pengembangan terkait jaringan lain para tersangka ini," tandas Mantan Kapolsek Asemrowo (Ir/sb-sindonews)
Read more...
Ditemukan Bocah Penderita HIV/AIDS Sengaja Dibuang.
Kabar7news.com-Blitar. Seorang bocah perempuan berusia lima tahun yang diduga sengaja dibuang orang tuanya, di komplek Pasar Legi, Kota Blitar positif mengidap HIV/AIDS.DPRD Kota Blitar meminta dinas terkait untuk memberikan perawatan medis secara layak. Sebab, didalam kondisi sakit akibat penyakit penyerta diare dan gangguan pernafasan, tersiar kabar si bocah akan "dibuang" ke Papua.
"Karena sekarang posisinya di sini (Kota Blitar). Maka pemkot harus bertanggung jawab penuh atas kondisi kesehatanya," ujar anggota Komisi I DPRD Kota Blitar Supriyono, kepada wartawan, Rabu (26/6/2013).
Bocah bernasib malang itu, kini berada di RSU Mardi Waluyo Blitar. Sejak ditemukan beberapa pekan yang lalu, petugas belum bisa mengorek identitasnya.
Belum diketahui nama, siapa orang tuanya, dan darimana si bocah berasal. Sebab yang bersangkutan hanya menangis dan tidak bersedia bicara.
Dari hasil pemeriksaan medis, bocah bertubuh kurus itu positif terjangkit virus HIV/Aids. Dipastikan ia terlahir dari orang tua yang hidup dengan HIV/Aids (Odha).
Menurut Supriyono, kasus ini tengah menjadi perhatian serius kalangan legislatif. Dia tidak berharap dinas akan lepas tangan dengan alasan apapun. Sebab, di dalam pos anggaran dinas sosial tenaga kerja, terdapat dana untuk menanggulangi masalah sosial seperti ini.
"Jangan sampai muncul tudingan pemerintah telah menelantarkan anak penderita HIV/Aids yang sebelumnya sudah ditelantarkan orang tuanya," tegas Supriyono.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar Ngesti Utomo membenarkan adanya wacana membawa bocah HIV/Aids tersebut ke panti khusus yang berada di Papua, atau Bogor Jawa Barat. Namun semua itu masih dalam pertimbangan, mengingat kondisi kesehatan si bocah relatif mengkhawatirkan.
"Yang pasti kita akan memulihkan dulu kesehatanya. Karenanya, saat ini diberikan perawatan yang intensif. Kalau memang semuanya berjalan baik, baru dipertimbangkan langkah berikutnya membawa panti khusus penderita HIV/Aids di Jawa Barat atau Papua," ujarnya.
(Ir/sb-sindonews)
Read more...







