-
Convallis consequat
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
-
Augue nullam mauris
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
-
Donec conubia volutpat
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
-
Primis volutpat tempor
Lorem ipsum integer tincidunt quisque tristique sollicitudin eros sapien, ultrices primis volutpat tempor curabitur duis mattis dapibus, felis amet faucibus...
Selapan Anak Bapak Masuk Terali Besi.
Merasa penghasilannya kurang sebagai kernet Angkutan Kota (Ankot) SG jurusan Surabaya- gresik, Tersangka mencari tambahan dengan mencopet. Tersangka yang biasa beroperasi dihalte bis Jl Comberan , sasarannya penumpang yang menunggu kendaraan disekitar.
korban yang bernama Siti Munaroh (38) warga Bojonegoro, sehabis belanja pakaian senin (o8/07/2013). Tas yang dibawa terjatuh, seketika tersangka langsung menyambar dan membawa lari, ibu dua anak ini langsung mendatangi polsek setempat membuat laporan. Saat melakukan penyelidikan petugas dalam waktu tiga jam dapat menggelandang tersangka
Saya baru tiga kali nyopet, pertama dapat 20 ribu, kedua 250 ribu," Ujar Nur Holis. Korban saya pepet, terus saya silet sakunya," akuinya polos
Tersangka kami tangkap 3 jam setelah ada laporan dari korban, dan dia merupakan spesiali copet, dia sudah melakukan tiga kali di TKP yang sama," Papar Kapolsek Bubutan Kompol Surya Hapsoro. Kami harap warga surabaya menjelang idul fitri ini tidak membawa perhiasan yang mencolok atau uang tunai yang banyak," tambah Suryo.
(Ir/fik)
2 ABG Cewek Nekat Curi Sepeda Ontel.
Keduanya saling berkeluh resah karena kebutuhan sehari hari dan biaya sekolah, merasa saling membutuhkan, mereka kompak berencana melakukan pencurian. Sempat berputar putar dengan mengendarai sepeda motor handa Beat milik Fatmawati.
Sesampai di Jl Emir Mahmud Gg I dikediaman Nafan (36).yang saat itu pagar rumah tidak terkunci, kedua tersangka ini masuk kedalam rumah dan membawa sepeda ontel merk Darson, langsung di bawa kabur ketempat kos Ririn Jl. Gunung Anyar Kidul
Kedua tersangka lantas mencari pembeli, namun apes bagi tersangka, mereka menjual sepeda seharga 850 ribu kepada RY yang merupakan family dari Korban. RY pun langsung melaporkan kepihak berwajib.
"Kedua tersangka wanita ini kami amankan ditempat kosnya jl. Gunung Anyar kidul, setelah diketahui membawa kabur sepeda ontel milik korban," Papar Kapolsek Rungkut Kompol Yakub Silvana. Mereka mengaku menjual hasil kejahatannya seharga 850 ribu," Tambah Yakub.(Ir/fik)
Gila, Persepam Madura United Bantai Sriwijaya FC
Kabar7news.com – Kejutan besar di Indonesia Super League (ISL) saat tim promosi Persepam Madura United menghajar Sriwijaya FC. Hebatnya, pembantaian itu dilakukan di kandang SFC.Tren buruk SFC berlanjut. Bila sebelumnya, Laskar Wong Kito ditahan Persela Lamongan 2-2. Kini, SFC memiliki hasil lebih buruk saat menjamu Persepam MU di SFoto-Tim-Persepam zaenaltadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Senin (15/07/2013). Jangankan meraih kemenangan, mencetak satu gol pun tak mampu. Bahkan mereka akhirnya kalah 4-0.Hasil itu menunda keinginan SFC untuk menggeser Persiib Bandung yang berada di peringkat tiga. SFC masih tertahan di peringkat empat dengan poin 53. Terpaut satu poin dari Persib. Sementara, Persepam naik satu peringkat. Dengan memiliki poin 37, kini Persepam berada di peringkat 10.Pesta kemenangan Persepam dibuka gelandang Busari menit 24. Mantan pemain Persiba Bantul ini menyelesaikan umpan Isaac M. Djober untuk menaklukkan kiper Rivky Mokodompit. Tertinggal 1-0, SFC berusaha bangkit. Namun, mereka tak pernah bisa mencetak gol Sebaliknya, Persepam menambah gol melalui Alain N’Kong paa injury time babak pertama.Di babak kedua, Persepam makin menekan. Sementara, SFC seperti frustrasi karena gagal menembus pertahanan tim tamu. Pertandingan baru berjalan tiga menit, striker veteran Zaenal Arif menjadikan Persepam unggul 3-0.Zaenal Arif mencetak gol keduanya di menit 55. Berawal dari serangan balik, eks striker timnas ini kemudian melepaskan tendangan yang gagal dihentikan kiper Ricky.SFC seharusnya bisa memanfaatkan keuntungan saat Persepam terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Rahmat Rifai mengantungi kartu kuning kedua. Namun, keunggulan itu tak bisa dimaksimalkan pemain tuan rumah. Skor 4-0 untuk Persepam bertahan sampai akhir laga. (Red/gsf)
Perlu Ada Pemdamping Dari Tokoh Agama,Terkait PSK
Kabar7news.com.surabaya - Pemkot Surabaya optimistis penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak tahun depan berjalan lancar. Rasa percaya diri tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Supomo bersama jajarannya dalam diskusi dengan awak redaksi Jawa Pos."Secara umum masyarakat Surabaya mendukung ditutupnya lokalisasi tersebut sebagai bentuk penataan kota. Alasannya, memang tak ada manfaat positif yang dihasilkan dari sana, bahkan akan semakin meracuni generasi muda kota ini,"" ungkap Supomo.Pemkot, kata dia, telah memiliki konsep jelas untuk menutup lokalisasi yang pernah disebut-sebut sebagai yang terbesar di Asia Tenggara itu. Tahap pertama yang akan dilakukan adalah menyosialisasikan kepada masyarakat sekitar. Tahap tersebut diakui dinsos dilakukan sejak jauh-jauh hariTidak hanya masyarakat yang menjadi sasaran sosialisasi, tetapi juga para pekerja seks komersial (PSK) di sana."Caranya, kami melakukan pendampingan spiritual kepada para PSK. Setiap 10 PSK didampingi satu dai,"" ungkap mantan camat Kenjeran tersebut. Langkah itu diambil agar para PSK juga siap dengan penutupan lokalisasi dan tidak kembali menjadi perempuan penghibur.Jika jumlah PSK di Dolly dan Jarak sekitar 1.080 orang, nanti ada 108 pemuka agama yang secara intens memperhatikan setiap PSK tersebut. "Cara ini diharapkan menjadi solusi dalam memantapkan hati PSK agar bisa keluar dari lembah hitam tersebut," ujarnya.Selain itu, lanjut Supomo, pihaknya bakal membentuk tim penutupan Dolly dan pasca penutupan. Dia mengatakan, tim tersebut menjadi ujung tombak dinsos dalam merealisasikan keinginan masyarakat menutup Dolly.Apalagi, masyarakat sekitar lokalisasi telah menunjukkan kemauan untuk menutup lokalisasi tersebut secara total. "Walau ada beberapa catatan," lanjutnya.Bahkan, sejumlah ketua RW juga telah memiliki kemauan untuk menutup lokalisasi tersebut. Menurut Supomo, hanya ada permintaan waktu yang lebih longgar. "Saya rasa itu perlu dibicarakan untuk melihat animo masyarakat dalam menutup Dolly," ujarnya. (Red/sbJpnn)Dana BLSM Dipotong Rp 50 Ribu.
PortalBerita7news.Subang - Pembagian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di sejumlah desa di wilayah Pantura, Subang, terindikasi tidak tepat sasaran. Dari sejumlah aduan, selain salah sasaran, juga dari daftar tambahan penerima banyak warga yang masih muda, sehat dan punya penghasilan justru mendapatkan BLSM. Namun sebaliknya, warga tak mampu, jompo, cacat, janda tua tak mendapatkan BLSM. Yang paling mengagetkan lagi di Desa Sukasari terdapat warga ber-KTP Batam dapat BLSM dengan mengganti KTP-nya dengan KTP sementara.Tidak hanya itu, masyarakat yang mendapatkan BLSM kebanyakan pengurus RT dan perangkat desa beserta keluarganya. Yang lebih parah, sejumlah masyarakat yang memiliki kendaraan roda dua, malah mendapat BLSM. Tidak hanya itu, bahkan semua warga Desa Sukasari dan Desa Siluman Kecamatan Pabuaran yang menerima BLSM wajib menyetorkan Rp50 ribu kepada ketua RT masing-masing.Daya, seorang penerima BLSM mengatakan, dana BLSM sebesar Rp300 ribu yang diterimanya dipotong Rp50 ribu oleh ketua RT. Potongan itu disebutkan untuk pemerataan. “Saya heran karena di tempat lain tak ada pungutan itu,” kata Daya, Selasa (16/072013).Padahal sesuai aturan, dengan alasan apa pun tidak dibenarkan pemotongan dana BLSM. “Meskipun tujuannya untuk warga lain yang belum terdata penerima dana BLSM,” ungkapnya.Hal lain yang membuatnya bingung adalah diberikannya BLSM pada sejumlah warga yang tergolong tak miskin. “Mereka punya motor dan rumah sendiri tapi dikasih BLSM. Sedangkan janda tua yang hidup sendiri tak dapat bantuan itu,” kata Daya.Sementara tokoh masyarakat Sukasari yang tak mau disebutkan namanya mengatakan prihatin pembagian BLSM di Desa Sukasari sangat kacau dan tidak tepat sasaran.“Malah warga mampu yang kebanyakan mendapatkan BLSM. Sementara warga tak mampu yang cacat, jompo dan janda tua tidak mendapatkan BLSM,” sesalnya.Sementara itu, Camat Sukasari, Asmita BSc yang dikonfirmasi mengatakan, tidak tahu menahu adanya pemotongan dana BLSM tersebut. “Secara aturan memang tidak diperbolehkan BLSM dipotong,” ujar Asmita.Menurut Asmita, jika hal tersebut benar terjadi di Desa Sukasari, maka itu bukan perintah maupun inisiatif dirinya sebagai camat. “Mungkin itu kebijakan kepala desa sendiri atau hasil musyawarah dengan para penerima BLSM,” jelasnya."Jadi, tolong jangan sangkut pautkan pemotongan BLSM dengan pihak kecamatan. Pihak kecamatan sama sekali tidak mengetahui soal terjadinya pemotongan tersebut,” sambungnya. (Red/din)Lahir Bayi Kembar Siam Dengan Kondisi Dempet.
Pengundian Calon Pasangan Nomer Urut Pilkada Jatim Dijaga Ketat.

Kabar7news.com.surabaya-Setelah proses pengudian nomer urut pasangan calon pemilihan kepala daerah (Pilkada) jatim,masing-masing pasangan diberi kesempatan menyampaikan sedikit sambutan selama 15 menit sesuai nomer urut pengudian oleh pimpinan rapat pleno yang dipimpin langsung ketua KPU jatim Andri Dewanto Akhmad. Kesempatan pertama diberikan pasangan urut nomer satu(1) yakni,Soekarwo-Saifulloh Yusuf pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf mengaku bersyukur mendapatkan nomor urut satu(1) Selain itu, pihaknya berterima kasih kepada pihak yang membantu berjalannya tahapan Pilkada.”Pada dasarnya, berapa pun nomor urutnya tidak masalah dan tetap bersyukur,” kata Soekarwo. Selanjutnya kesempatan kedua diberikan pada pasangan nomer urut Dua(2),yakni,Egi Sudjana-Muhammad Sihat,mengatakan,bangga bisa meraih nomor urut Dua(2). Menurut Eggi, nomor 2 melambangkan dua makna, yakni kedamaian dan berpasang-pasangan. “Kami akan melanjutkan perdamaian dan ketertiban seperti selama ini di Jatim, dan baru pertama kali dalam sejarah di jawa-timur ada calon independent yang lolos dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada),” kata Egi Sudjana.Sedangkan pasangan nomer tiga(3) pasangan Bambang DH-Said Abdullah juga tidak mempermasalahkan nomor urut. Bahkan, Bambang DH merasa senang karena nomor 3 melambangkan nomor paling besar di antara pasangan lainnya. “Jadi, semoga pada Pilkada mendatang juga mendapat suara yang paling besar,” kata mantan Wali Kota Surabaya.Ditambahkan pula,”Pemilihan kepala daerah kali jangan sampai ada kecurangan seperti pada tahun-tahun yang lalu”Pungkasnya.Sementara pengamanan sangat ketat,dari pantuan,pengamanan di luar dan di dalam lokasi pleno pengundian nomor urut terpantau ketat. masuk ke lokasi, harus melalui dua kali pintu detektor. Undangan dan wartawan tidak diperkenankan membawa benda selain yang dibutuhkan.Kapolrestabes Surabaya turun langsung memimpin pengamanan.anggota yang diturunkan, sekitar 1.000 personel gabungan dari Polrestabes dan Polda Jatim dikerahkan,terlihat pula Kendaraan jenis water canon disiagakan di depan hotel untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,”Ujar Kombes Pol Setija Junianta Kapolrestabes surabaya saat ditemui wartawan.(Ir)Pemkot Surabaya Sulap KBS Jadi Lebih Cantik.
Pasangan Khofifah-Herman Tidak Lolos Di PilGub Jatim.
PortalBerita7.com.surabaya-Hasil rapat pleno final Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa-timur akhirnya menyatakan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah) tidak lolos sebagai pasangan calon di Pilgub Jatim. Keputusan KPU Jatim didapat setelah melakukan voting tertutup.Ketua KPU Jatim, Andrey Dewanto Ahmad, menyatakan keputusan yang diambil KPU Jatim sebelumnya dilakukan secara musyawah mufakat. Namun, dalam musyawarah tersebut menemui jalan buntu hingga akhirnya komisioner KPU Jatim menempuh langkah voting.
"Dan voting itu sah menurut Undang-Undang. Kami melakukan voting tertutup dengan skor 3-2," kata Andrey saat membacakan penetapan pasangan calon di Kantor KPU Jatim, Senin (15/7/2013) dini hari.Dari hasil voting tersebut, terdapat tiga suara yang menyatakan pasangan Khofifah-Herman tidak memenuhi syarat dan satu suara menyatakan pasangan ini memenuhi syarat.
Kemudian satu suara menyatakan Partai Kedaulatan (PK) pendukung Berkah memenuhi syarat dan PK pendukung KarSa tidak memenuhi syarat. Sementara PPNUI pendukung Khofifah tidak memenuhi syarat dan PPNUI pendukung KarSa memenuhi syarat."Keputusan ini diputuskan pada pukul 23.55 WIB dan baru diumumkan hari ini," tandas Andrey.Keputusan tertuang dalam Berita Acara Nomor 56/BA/PKD.Jtm/VII/2013 tentang Penetapan Pasangan Calon ini menyatakan hanya tiga pasang calon yang bakal bertarung di Pilgub Jatim pada 29 Agustus 2013 mendatang. Mereka adalah pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), pasangan Bambang DH-Said Abdullah (BDH-Said) dan Eggi Sujana-Muhammad Sihat (Beres)."KPU Jatim sepakat menyatakan hanya tiga pasangan calon yang dinyatakan lolos menjadi peserta Pemilukada Jatim 29 Agustus 2013," jelasnya.
Kondisi Suasana terakhir Malam Ini Di KPU Jatim.
mengetahui hasil rapat pleno yang akan segera di informasikan siapa saja yang akan masuk menjadi calon tetap di pemilihan kepala daerah 2013 mendatang.minggu (14/97/2013) selain itu petugas keamanan dari kepolisian dari polrestabes yang di backup polda Jatim sejak mulai pagi masih tetap berjaga-jaga di sekitaran kantor KPU jatim guna untuk pengamanan,hingga berita ini di turunkan seluruh anggota KPU masih dalam persiapan rapat Pleno yang rencananya akan digelar malam ini.
Bulan Ramadhan : 13 Pasangan Mesum Diamankan Petugas Satpol PP Surabaya.
Petugas Sat Pol PP,Awasi KBS Pasca Peralihan Management Baru.
Sat Pol PP – Operasi Razia Di Hotel Tidak Temukan Pasangan Mesum.
Dishub Jatim : Gratis Mudik Bareng Pendaftaran Dimulai 15 Juli.
Kabar7news.com.surbaya -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Prov Jatim menyelenggaraan angkutan mudik dan balik gratis pada Lebaran 2013 dengan menyiapkan 300 unit bus. Untuk itu, masyarakat yang berminat bisa mendaftarkan pada 15 Agustus mendatang di Kantor Dishub dan LLAJ Jatim Surabaya.Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub dan LLAJ Jatim Sumarsono, di Surabaya, Rabu (10/7/2013) mengatakan, mudik program Pemprov Jatim ini utamanya diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari kepedulian sosial kepada wong cilik yang telah dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkannya.
“Tidak itu saja, mudik gratis menggunakan bus ini juga dapat menciptakan ketaatan berlalulintas serta adanya kepastian pelayanan angkutan untuk pulang bagi para buruh-buruh pabrik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk mudik dan balik Lebaran tahun ini menggunakan bus, Pemprov Jatim menyediakan sebanyak 300 bus. Jumlah ini masih dimungkinkan akan bertambah yang diperelah dari bantuan Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim.
Untuk pendaftaran mudik gratis ini, katanya, segera dilakukan. Khusus mudik gratis menggunakan armada bus, pendaftaran dimulai 15 Juli 2013 sampai kuota penuh. Sedangkan pendaftaran baliknya mulai 10 – 18 Agustus 2013. Untuk pendaftaran mudik gratis dilakukan di Kantor Dishub dan LLAJ Jatim Jl A Yani 268 Surabaya. “Syarat pendaftaran, masyarakat cukup membawa fotocopy KTP atau KK. Pemberangkatan bisa dilakukan di PT Maspion, PWNU, maupun ITS,” paparnya.
“Mudik gratis ini melayani seluruh kabupaten/kota di Jatim. Jadi tak perlu khawatir masyarakat yang jauh seperti di Pacitan atau Ngawi, karena mudik gratis ini sampai di kabupaten itu,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, tujuan mudik gratis dan balik angkutan bus ini diharapkan akan dapat mengurangi jumlah kepadatan kendaraan di jalan serta dapat memperkecil kejadian kecelakaan di jalan pada saat Lebaran mendatang.
Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan ini, selain itu, juga bisa mengurangi kecelakaan lalulintas di jalan, terutama pada pemudik yang menggunakan sepeda motor (roda dua).
Menurutnya, adanya mudik gratis dapat membantu serta memberikan kesempatan pulang ke kampung halaman dengan cara aman dan nyaman serta tidak dipungut biaya sehingga uangnya bisa digunakan untuk keperluan yang lain,” ujarnya. (Ir/ris)
Satpol PP,Bongkar Reklame Tak Berizin,Nemui Kesulitan Di Lokasi.
MenurutPetugas,pembongkaran tempat reklame tersebut diakuinya,”Tingkat kesulitannya Sangat sulit sebab,Pembongkaran kerangka tempat reklame yang berbentuk besi dengan ukaran yang besar harus,mendatangkan alat berat,apalagi keberadaan tempat reklame dekat dengan tempat Cafe,” Ujar Deny Upah Maho Kepala Bidang Pengembangan kapasitas Sat Pol PP surabaya. rabu (10/072013) Pembongkaran tempat reklame milik CV Orscar Adtervising yang ada jalan tidar terpaksa harus dibongkar oleh petugas sat pol pp dibantu dari tim reklame yang sudah mendapat rekomendasi dari DCKTR membutuhkan waktu dua hari, ini merupakan bagian titik pertama 50 reklame yang harus dibongkar dari jumlah sebanyak 843 reklame yang tidak memiliki izin belum lagi reklame yang ada di tempat percil-percil di yang ada di surabaya. (Ir)
Pemkot Menggelar Bazar Pasar Murah Di 10 Titik Lokasi.
Kabar7news.com.Surabaya – Bazar Ramadhan yang digelar Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya kembali hadir di tengah masyarakat Kegiatan rutin tahunan ini, setidaknya mampu menjadi solusi ditengah melambungannya harga kebutuhan pokok saat Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 H.Tahun ini, pemkot menggelar bazar pasar murah di 10 titik lokasi meliputi, sentra ikan bulak (11,12,13 Juli), Rusun Randu (12,13,14 Juli), Rusun Penjaringan Sari (13,14,15 Juli), Lapangan Gunung Anyar (14,15,16 Juli), dan Rusun Grudo (18,19,20 Juli). Selain itu, bazar juga diadakan di lapangan voli Simohilir (19,20,21 Juli), halaman kantor Kecamatan Tandes (20,21,22 Juli), halaman gedung Pandan Sari, Kecamatan Benowo (21,22,23 Juli); halaman SMP Negeri 11 (26,27,28 Juli) serta lapangan Waru Gunung (27,28,29 Juli).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro, mengatakan, sepuluh lokasi tersebut mendapat prioritas lantaran mayoritas penduduknya berpenghasilan menengah ke bawah. Sebagaimana diketahui, fenomena kenaikan harga ketika masuk bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri selalu terjadi setiap tahun. Kondisi tersebut tentu cukup memberatkan sebagian warga, terutama yang berpenghasilan pas-pasan.
Selain bertujuan menyediakan aneka barang kebutuhan dengan harga yang terjangkau, Bazar Ramadhan lanjut Widodo, juga sebagai momen memperkenalkan produk usaha produsen dan usaha kecil menengah (UKM) kepada masyarakat. “Jenis produk yang dijual meliputi sembako, pakaian,
makanan, minuman, aksesoris, buku, kerajinan tangan, dan lain sebagainya,” ujar mantan Kabag Perekonomian ini, Rabu (10/07/2013)
Dia menambahkan, khusus untuk seluruh rangkaian bazar kali ini, Disperdagin melibatkan 30 perusahaan produsen dan 122 UKM. “Harapannya, kegiatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” kata Widodo. (Ir).
Pemkot Akan Naikkan Denda Bagi Pelanggar IMB Sebesar 10 Persen .
Kabar7news.com.Surabaya- Rencana pemerintah kota (pemkot) Surabaya, yang bakal menaikan denda bagi pelanggar ijin mendirikan bangunan (IMB) sebasar 10 persen dari nilai bangunan, menuai sorotan tajam dari sejumlah anggota Komisi D DPRD Surabaya. Para anggota legislatif itu menilai, langkah pemkot tersebut sudah sangat terlambat.“Saya tidak tahu, apa yang membuat pemkot baru sekarang akan memberlakukan denda 10 persen ini,” ujar Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, Rabu (10/7/2013).
Menurut Khusnul Khotimah, mengacu pada surat edaran yang diberikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), seharusnya denda sepuluh persen bagi pemilik bangunan yang melanggar sudah diterapkan sejak beberapa tahun yang lalu. Mengingat, surat edaran yang diberikan Mendagri sudah cukup lama. Yaitu pada tahun 2002.
Berbeda dengan Khusnul Khotimah, anggota Komisi D lainya Masduki Toha lebih menyoroti masalah perubahan alih fungsi lahan. Dimana antara rencana tata ruang wilayah (RTRW) tahun 2007 dengan RTRW yang baru ditemukan banyak perbedaan.
“Dalam rabat badan musyawarah (Banmus), kami mendapat pencerahan soal masalah ini,” kata Masduki Toha.
Maduki Toha mencontohkan alih fungsi lahan terbuka hijau (RTH). Menurutnya, jika mengacu RTRW tahun 2007 lahan yang masuk wilayah RTH tidak boleh dimanfaatkan. Sedangkan dalam rencana tata ruang wilayah yang baru, larangan tersebut sudah tidak ada. Akibatnya, kini mulai banyak pengembang yang berlombah-lombah melakukan pembangunan.
“Ini yang membingungkan. Seandainya dinyatakan melanggar, lalu nanti dendanya diikutkan aturan yang mana?. Sebab saat ini, banyak terjadi pembangunan proyek fisik dengan alasan mengikuti RTRW baru,” tanya Masduki Toha.
Apalagi, sesuai dengan rancangan pembangunan jangkah menengah daerah (RPJMD) juga menggunakan RTRW yang baru sebagai acuanya. Makanya, tidak mengherankan bila saat ini ada usulan rencana tata ruang wilayah Kota Surabaya tidak segera digedok.
“Saran saya, biar tidak terjadi pelanggaran dikembalikan dulu hingga RTRW yang bari digedok,” saran legislator asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Sementara menyikapi pernyataan yang disampaikan sejumlah Komisi D, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Eri Cahyadi, secara tegas menyatakan sebagai pemangku kekuasaan di Surabaya pihaknya tidak bisa begitu saja menyetop perijinan yang diajukan masyarakat. Sebagai gantinya, pihaknya menggunakan Perda No 3 tahun 2007 sebagai dasar.
“Itu artinya, untuk pengajuan ijin IMB, kita tidak mangacu pada RTRW. Tapi perda tadi itu. Harusnya, jika mengacu pada RTRW sekarang, maka pembangunan juga harus dikerjakan saat ini,” tegas Eri Cahyadi.
Sebab, jika sampai pemerintah kota berhenti melayani, tentu jumlah bangunan yang tidak berijin di Surabaya akan semakin banyak. Sebagai solusinya, pemkot berencana mengganti lahan yang dimiliki warga.
“Itu adalah bentuk tanggung jawab dari pemerintah kota. Dan ganti rugi tersebut, hanya diberikan bagi bangunan yang dikerjakan sebelum terbitnya Perda No 3 tahun 2007,” tandas pria yang menggantikan posisi Agus Imam Sonhaji itu.
Sementara untuk pemberlakuakn denda 10 persen bagi pemilik bangunan yang melanggar, menurutnya, langkah itu sebagai ganti terhadap perda lama yang hanya memberikan denda maksimal Rp 50 juta bagi pelanggar.
“Saya harap warga tidak takut. karena untuk hitung-hitunganya kami memiliki mekanisme sendiri. Apalagi, besaran denda yang diberikan antara rumah hunian dengan pergudangan dan hotel juga tidak sama,” pintanya.(Ir/Tr)
Awal Ramadhan,Polres Klaten Sisir Pedagang Petasan.
Kabar7news.com.Klaten – Dalam rangka menjaga kondisi Kamtibmas saat bulan Ramadhan 1434 H, petugas Satuan Sabhara Polres Klaten, Rabu (10/07/2013) melakukan razia petasan di sejumlah pedagang di wilayah Klaten.Awalnya razia dilakukan di Klaten Kota, namun sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang yang biasanya berjualan petasan ternyata tidak ditemukan petugas. Bahkan, sebuah swalayan besar yang biasanya menyediakan petasan setelah didatangi petugas juga tidak menemukan satupun jenis petasan.
Kemudian razia dilanjutkan ke wilayah Delanggu. Di sebuah PKL yang berlokasi di perempatan Pasar Delanggu, petugas mencoba satu persatu jenis kembang api maupun mercon yang dijualbelikan dengan cara dinyalakan. Hasilnya petugas menemukan sekitar 5 jenis petasan yang bisa meledak. Petasan yang berdaya ledak cukup keras itu langsung didata petugas dan disita sebagai barang bukti.
Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kasat Sabhara AKP Mardjuki mengungkapkan, razia terhadap petasan akan terus dilakukan hingga mendekati lebaran, untuk menjaga kondisi kamtibmas dan memberi ketenangan kepada umat islam yang sedang menjalankan puasa. “Diduga pada awal Puasa ini masih banyak pengepul petasan yang belum mengeluarkan dagangannya, namun kami akan terus melakukan razia petasan disejumlah pedagang,” ungkap AKP Mardjuki kepada Timlo.net.
Selain merazia petasan, petugas juga merazia sejumlah lokasi yang disinyalir masih digunakan sebagai lokasi prostitusi, seperti di Desa Gatak, Delanggu dan Sigayor, Bulan, Wonosari. Namun dari 2 lokasi tersebut petugas tidak menemukan seorang PSK maupun lelaki hidung belang.(Ir/Sb-timlo)
7 ABG Digrebek,Saat Sahur Bersama Sambil Pesta Minuman Keras ( Miras )
Kabar7news.com.Klaten – Sebanyak 7 anak baru gede (ABG), yang salah satunya masih berstatus sebagai siswi di salah satu SMK negeri di wilayah Klaten, Rabu (10/7) dinihari, ditangkap di salah satu rumah di wilayah Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan karena diduga melakukan pesta minuman keras.Ketujuh remaja itu, terdiri 4 di laki-laki dan 3 perempuan. Mereka masing-masing NSP (18) warga Danguran, BF (17) warga Glodokan, AJ (20) warga Mojayan dan MNC (19) warga Trunuh. Sedangkan yang perempuan adalah AML (18) warga Mojayan, ANP (18) warga Duwet, Ngawen, dan HMS (17) warga Duwet, Ngawen.
Dari tangan ketujuh remaja itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sisa Miras jenis ciu yang masih di dalam tempat minuman atau teko. Ketujuh ABG tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Klaten Kota untuk didata dan diberi pembinaan.
Di hadapan polisi, mereka mengaku awalnya hendak sahur bersama. Namun ternyata sang pemilik rumah, MNC (19) justru menyediakan ciu. “Saya cuma nonon TV dan awalnya ingin sahur, gak tahu kok ada Miras,” ujar AML kepada Timlo.net.
Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kapolsek Klaten Kota AKP Herus Setyangingsih mengungkapkan, penangkapan ketujuh remaja yang diduga pesta Miras itu berawal dari adanya laporan masyarakat. “Setelah ada laporan dari masyarakat, petugas kami langsung menuju salah satu rumah yang berlokasi di Trunuh dan berhasil mengamankan ketujuh remaja yang sedang pesta Miras,” ungkap Herus Setyaningsih.
Ketujuh remaja itu kemudian didata dan diberi pembinaan. Mereka juga dipertemukan dengan orang tua masing-masing agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Sementara bagi remaja yang terbukti sudah mengkonsumsi Miras bakal dikenai sanksi tindak pidana ringan (Tipiring).(Ir/Timlo)
Pemkot Dan PDPS Surabaya,Gelar Operasi Pasar Daging Sapi Murah.
Read more...
Selapan Anak Bapak Masuk Terali Besi.
Merasa penghasilannya kurang sebagai kernet Angkutan Kota (Ankot) SG jurusan Surabaya- gresik, Tersangka mencari tambahan dengan mencopet. Tersangka yang biasa beroperasi dihalte bis Jl Comberan , sasarannya penumpang yang menunggu kendaraan disekitar.
korban yang bernama Siti Munaroh (38) warga Bojonegoro, sehabis belanja pakaian senin (o8/07/2013). Tas yang dibawa terjatuh, seketika tersangka langsung menyambar dan membawa lari, ibu dua anak ini langsung mendatangi polsek setempat membuat laporan. Saat melakukan penyelidikan petugas dalam waktu tiga jam dapat menggelandang tersangka
Saya baru tiga kali nyopet, pertama dapat 20 ribu, kedua 250 ribu," Ujar Nur Holis. Korban saya pepet, terus saya silet sakunya," akuinya polos
Tersangka kami tangkap 3 jam setelah ada laporan dari korban, dan dia merupakan spesiali copet, dia sudah melakukan tiga kali di TKP yang sama," Papar Kapolsek Bubutan Kompol Surya Hapsoro. Kami harap warga surabaya menjelang idul fitri ini tidak membawa perhiasan yang mencolok atau uang tunai yang banyak," tambah Suryo.
(Ir/fik)
Read more...
2 ABG Cewek Nekat Curi Sepeda Ontel.
Keduanya saling berkeluh resah karena kebutuhan sehari hari dan biaya sekolah, merasa saling membutuhkan, mereka kompak berencana melakukan pencurian. Sempat berputar putar dengan mengendarai sepeda motor handa Beat milik Fatmawati.
Sesampai di Jl Emir Mahmud Gg I dikediaman Nafan (36).yang saat itu pagar rumah tidak terkunci, kedua tersangka ini masuk kedalam rumah dan membawa sepeda ontel merk Darson, langsung di bawa kabur ketempat kos Ririn Jl. Gunung Anyar Kidul
Kedua tersangka lantas mencari pembeli, namun apes bagi tersangka, mereka menjual sepeda seharga 850 ribu kepada RY yang merupakan family dari Korban. RY pun langsung melaporkan kepihak berwajib.
"Kedua tersangka wanita ini kami amankan ditempat kosnya jl. Gunung Anyar kidul, setelah diketahui membawa kabur sepeda ontel milik korban," Papar Kapolsek Rungkut Kompol Yakub Silvana. Mereka mengaku menjual hasil kejahatannya seharga 850 ribu," Tambah Yakub.(Ir/fik)
Read more...
Gila, Persepam Madura United Bantai Sriwijaya FC
Kabar7news.com – Kejutan besar di Indonesia Super League (ISL) saat tim promosi Persepam Madura United menghajar Sriwijaya FC. Hebatnya, pembantaian itu dilakukan di kandang SFC.Tren buruk SFC berlanjut. Bila sebelumnya, Laskar Wong Kito ditahan Persela Lamongan 2-2. Kini, SFC memiliki hasil lebih buruk saat menjamu Persepam MU di SFoto-Tim-Persepam zaenaltadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Senin (15/07/2013). Jangankan meraih kemenangan, mencetak satu gol pun tak mampu. Bahkan mereka akhirnya kalah 4-0.Hasil itu menunda keinginan SFC untuk menggeser Persiib Bandung yang berada di peringkat tiga. SFC masih tertahan di peringkat empat dengan poin 53. Terpaut satu poin dari Persib. Sementara, Persepam naik satu peringkat. Dengan memiliki poin 37, kini Persepam berada di peringkat 10.Pesta kemenangan Persepam dibuka gelandang Busari menit 24. Mantan pemain Persiba Bantul ini menyelesaikan umpan Isaac M. Djober untuk menaklukkan kiper Rivky Mokodompit. Tertinggal 1-0, SFC berusaha bangkit. Namun, mereka tak pernah bisa mencetak gol Sebaliknya, Persepam menambah gol melalui Alain N’Kong paa injury time babak pertama.Di babak kedua, Persepam makin menekan. Sementara, SFC seperti frustrasi karena gagal menembus pertahanan tim tamu. Pertandingan baru berjalan tiga menit, striker veteran Zaenal Arif menjadikan Persepam unggul 3-0.Zaenal Arif mencetak gol keduanya di menit 55. Berawal dari serangan balik, eks striker timnas ini kemudian melepaskan tendangan yang gagal dihentikan kiper Ricky.SFC seharusnya bisa memanfaatkan keuntungan saat Persepam terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Rahmat Rifai mengantungi kartu kuning kedua. Namun, keunggulan itu tak bisa dimaksimalkan pemain tuan rumah. Skor 4-0 untuk Persepam bertahan sampai akhir laga. (Red/gsf)
Read more...
Perlu Ada Pemdamping Dari Tokoh Agama,Terkait PSK
Kabar7news.com.surabaya - Pemkot Surabaya optimistis penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak tahun depan berjalan lancar. Rasa percaya diri tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Supomo bersama jajarannya dalam diskusi dengan awak redaksi Jawa Pos."Secara umum masyarakat Surabaya mendukung ditutupnya lokalisasi tersebut sebagai bentuk penataan kota. Alasannya, memang tak ada manfaat positif yang dihasilkan dari sana, bahkan akan semakin meracuni generasi muda kota ini,"" ungkap Supomo.Pemkot, kata dia, telah memiliki konsep jelas untuk menutup lokalisasi yang pernah disebut-sebut sebagai yang terbesar di Asia Tenggara itu. Tahap pertama yang akan dilakukan adalah menyosialisasikan kepada masyarakat sekitar. Tahap tersebut diakui dinsos dilakukan sejak jauh-jauh hariTidak hanya masyarakat yang menjadi sasaran sosialisasi, tetapi juga para pekerja seks komersial (PSK) di sana."Caranya, kami melakukan pendampingan spiritual kepada para PSK. Setiap 10 PSK didampingi satu dai,"" ungkap mantan camat Kenjeran tersebut. Langkah itu diambil agar para PSK juga siap dengan penutupan lokalisasi dan tidak kembali menjadi perempuan penghibur.Jika jumlah PSK di Dolly dan Jarak sekitar 1.080 orang, nanti ada 108 pemuka agama yang secara intens memperhatikan setiap PSK tersebut. "Cara ini diharapkan menjadi solusi dalam memantapkan hati PSK agar bisa keluar dari lembah hitam tersebut," ujarnya.Selain itu, lanjut Supomo, pihaknya bakal membentuk tim penutupan Dolly dan pasca penutupan. Dia mengatakan, tim tersebut menjadi ujung tombak dinsos dalam merealisasikan keinginan masyarakat menutup Dolly.Apalagi, masyarakat sekitar lokalisasi telah menunjukkan kemauan untuk menutup lokalisasi tersebut secara total. "Walau ada beberapa catatan," lanjutnya.Bahkan, sejumlah ketua RW juga telah memiliki kemauan untuk menutup lokalisasi tersebut. Menurut Supomo, hanya ada permintaan waktu yang lebih longgar. "Saya rasa itu perlu dibicarakan untuk melihat animo masyarakat dalam menutup Dolly," ujarnya. (Red/sbJpnn)Read more...
Dana BLSM Dipotong Rp 50 Ribu.
PortalBerita7news.Subang - Pembagian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di sejumlah desa di wilayah Pantura, Subang, terindikasi tidak tepat sasaran. Dari sejumlah aduan, selain salah sasaran, juga dari daftar tambahan penerima banyak warga yang masih muda, sehat dan punya penghasilan justru mendapatkan BLSM. Namun sebaliknya, warga tak mampu, jompo, cacat, janda tua tak mendapatkan BLSM. Yang paling mengagetkan lagi di Desa Sukasari terdapat warga ber-KTP Batam dapat BLSM dengan mengganti KTP-nya dengan KTP sementara.Tidak hanya itu, masyarakat yang mendapatkan BLSM kebanyakan pengurus RT dan perangkat desa beserta keluarganya. Yang lebih parah, sejumlah masyarakat yang memiliki kendaraan roda dua, malah mendapat BLSM. Tidak hanya itu, bahkan semua warga Desa Sukasari dan Desa Siluman Kecamatan Pabuaran yang menerima BLSM wajib menyetorkan Rp50 ribu kepada ketua RT masing-masing.Daya, seorang penerima BLSM mengatakan, dana BLSM sebesar Rp300 ribu yang diterimanya dipotong Rp50 ribu oleh ketua RT. Potongan itu disebutkan untuk pemerataan. “Saya heran karena di tempat lain tak ada pungutan itu,” kata Daya, Selasa (16/072013).Padahal sesuai aturan, dengan alasan apa pun tidak dibenarkan pemotongan dana BLSM. “Meskipun tujuannya untuk warga lain yang belum terdata penerima dana BLSM,” ungkapnya.Hal lain yang membuatnya bingung adalah diberikannya BLSM pada sejumlah warga yang tergolong tak miskin. “Mereka punya motor dan rumah sendiri tapi dikasih BLSM. Sedangkan janda tua yang hidup sendiri tak dapat bantuan itu,” kata Daya.Sementara tokoh masyarakat Sukasari yang tak mau disebutkan namanya mengatakan prihatin pembagian BLSM di Desa Sukasari sangat kacau dan tidak tepat sasaran.“Malah warga mampu yang kebanyakan mendapatkan BLSM. Sementara warga tak mampu yang cacat, jompo dan janda tua tidak mendapatkan BLSM,” sesalnya.Sementara itu, Camat Sukasari, Asmita BSc yang dikonfirmasi mengatakan, tidak tahu menahu adanya pemotongan dana BLSM tersebut. “Secara aturan memang tidak diperbolehkan BLSM dipotong,” ujar Asmita.Menurut Asmita, jika hal tersebut benar terjadi di Desa Sukasari, maka itu bukan perintah maupun inisiatif dirinya sebagai camat. “Mungkin itu kebijakan kepala desa sendiri atau hasil musyawarah dengan para penerima BLSM,” jelasnya."Jadi, tolong jangan sangkut pautkan pemotongan BLSM dengan pihak kecamatan. Pihak kecamatan sama sekali tidak mengetahui soal terjadinya pemotongan tersebut,” sambungnya. (Red/din)Read more...
Lahir Bayi Kembar Siam Dengan Kondisi Dempet.
Read more...
Pengundian Calon Pasangan Nomer Urut Pilkada Jatim Dijaga Ketat.

Kabar7news.com.surabaya-Setelah proses pengudian nomer urut pasangan calon pemilihan kepala daerah (Pilkada) jatim,masing-masing pasangan diberi kesempatan menyampaikan sedikit sambutan selama 15 menit sesuai nomer urut pengudian oleh pimpinan rapat pleno yang dipimpin langsung ketua KPU jatim Andri Dewanto Akhmad. Kesempatan pertama diberikan pasangan urut nomer satu(1) yakni,Soekarwo-Saifulloh Yusuf pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf mengaku bersyukur mendapatkan nomor urut satu(1) Selain itu, pihaknya berterima kasih kepada pihak yang membantu berjalannya tahapan Pilkada.”Pada dasarnya, berapa pun nomor urutnya tidak masalah dan tetap bersyukur,” kata Soekarwo. Selanjutnya kesempatan kedua diberikan pada pasangan nomer urut Dua(2),yakni,Egi Sudjana-Muhammad Sihat,mengatakan,bangga bisa meraih nomor urut Dua(2). Menurut Eggi, nomor 2 melambangkan dua makna, yakni kedamaian dan berpasang-pasangan. “Kami akan melanjutkan perdamaian dan ketertiban seperti selama ini di Jatim, dan baru pertama kali dalam sejarah di jawa-timur ada calon independent yang lolos dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada),” kata Egi Sudjana.Sedangkan pasangan nomer tiga(3) pasangan Bambang DH-Said Abdullah juga tidak mempermasalahkan nomor urut. Bahkan, Bambang DH merasa senang karena nomor 3 melambangkan nomor paling besar di antara pasangan lainnya. “Jadi, semoga pada Pilkada mendatang juga mendapat suara yang paling besar,” kata mantan Wali Kota Surabaya.Ditambahkan pula,”Pemilihan kepala daerah kali jangan sampai ada kecurangan seperti pada tahun-tahun yang lalu”Pungkasnya.Sementara pengamanan sangat ketat,dari pantuan,pengamanan di luar dan di dalam lokasi pleno pengundian nomor urut terpantau ketat. masuk ke lokasi, harus melalui dua kali pintu detektor. Undangan dan wartawan tidak diperkenankan membawa benda selain yang dibutuhkan.Kapolrestabes Surabaya turun langsung memimpin pengamanan.anggota yang diturunkan, sekitar 1.000 personel gabungan dari Polrestabes dan Polda Jatim dikerahkan,terlihat pula Kendaraan jenis water canon disiagakan di depan hotel untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,”Ujar Kombes Pol Setija Junianta Kapolrestabes surabaya saat ditemui wartawan.(Ir)Read more...
Pemkot Surabaya Sulap KBS Jadi Lebih Cantik.
Read more...
Pasangan Khofifah-Herman Tidak Lolos Di PilGub Jatim.
PortalBerita7.com.surabaya-Hasil rapat pleno final Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa-timur akhirnya menyatakan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah) tidak lolos sebagai pasangan calon di Pilgub Jatim. Keputusan KPU Jatim didapat setelah melakukan voting tertutup.Ketua KPU Jatim, Andrey Dewanto Ahmad, menyatakan keputusan yang diambil KPU Jatim sebelumnya dilakukan secara musyawah mufakat. Namun, dalam musyawarah tersebut menemui jalan buntu hingga akhirnya komisioner KPU Jatim menempuh langkah voting.
"Dan voting itu sah menurut Undang-Undang. Kami melakukan voting tertutup dengan skor 3-2," kata Andrey saat membacakan penetapan pasangan calon di Kantor KPU Jatim, Senin (15/7/2013) dini hari.Dari hasil voting tersebut, terdapat tiga suara yang menyatakan pasangan Khofifah-Herman tidak memenuhi syarat dan satu suara menyatakan pasangan ini memenuhi syarat.
Kemudian satu suara menyatakan Partai Kedaulatan (PK) pendukung Berkah memenuhi syarat dan PK pendukung KarSa tidak memenuhi syarat. Sementara PPNUI pendukung Khofifah tidak memenuhi syarat dan PPNUI pendukung KarSa memenuhi syarat."Keputusan ini diputuskan pada pukul 23.55 WIB dan baru diumumkan hari ini," tandas Andrey.Keputusan tertuang dalam Berita Acara Nomor 56/BA/PKD.Jtm/VII/2013 tentang Penetapan Pasangan Calon ini menyatakan hanya tiga pasang calon yang bakal bertarung di Pilgub Jatim pada 29 Agustus 2013 mendatang. Mereka adalah pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), pasangan Bambang DH-Said Abdullah (BDH-Said) dan Eggi Sujana-Muhammad Sihat (Beres)."KPU Jatim sepakat menyatakan hanya tiga pasangan calon yang dinyatakan lolos menjadi peserta Pemilukada Jatim 29 Agustus 2013," jelasnya.
Read more...
Kondisi Suasana terakhir Malam Ini Di KPU Jatim.
mengetahui hasil rapat pleno yang akan segera di informasikan siapa saja yang akan masuk menjadi calon tetap di pemilihan kepala daerah 2013 mendatang.minggu (14/97/2013) selain itu petugas keamanan dari kepolisian dari polrestabes yang di backup polda Jatim sejak mulai pagi masih tetap berjaga-jaga di sekitaran kantor KPU jatim guna untuk pengamanan,hingga berita ini di turunkan seluruh anggota KPU masih dalam persiapan rapat Pleno yang rencananya akan digelar malam ini.
Read more...
Bulan Ramadhan : 13 Pasangan Mesum Diamankan Petugas Satpol PP Surabaya.
Read more...
Petugas Sat Pol PP,Awasi KBS Pasca Peralihan Management Baru.
Read more...
Sat Pol PP – Operasi Razia Di Hotel Tidak Temukan Pasangan Mesum.
Read more...
Dishub Jatim : Gratis Mudik Bareng Pendaftaran Dimulai 15 Juli.
Kabar7news.com.surbaya -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Prov Jatim menyelenggaraan angkutan mudik dan balik gratis pada Lebaran 2013 dengan menyiapkan 300 unit bus. Untuk itu, masyarakat yang berminat bisa mendaftarkan pada 15 Agustus mendatang di Kantor Dishub dan LLAJ Jatim Surabaya.Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub dan LLAJ Jatim Sumarsono, di Surabaya, Rabu (10/7/2013) mengatakan, mudik program Pemprov Jatim ini utamanya diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari kepedulian sosial kepada wong cilik yang telah dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkannya.
“Tidak itu saja, mudik gratis menggunakan bus ini juga dapat menciptakan ketaatan berlalulintas serta adanya kepastian pelayanan angkutan untuk pulang bagi para buruh-buruh pabrik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk mudik dan balik Lebaran tahun ini menggunakan bus, Pemprov Jatim menyediakan sebanyak 300 bus. Jumlah ini masih dimungkinkan akan bertambah yang diperelah dari bantuan Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim.
Untuk pendaftaran mudik gratis ini, katanya, segera dilakukan. Khusus mudik gratis menggunakan armada bus, pendaftaran dimulai 15 Juli 2013 sampai kuota penuh. Sedangkan pendaftaran baliknya mulai 10 – 18 Agustus 2013. Untuk pendaftaran mudik gratis dilakukan di Kantor Dishub dan LLAJ Jatim Jl A Yani 268 Surabaya. “Syarat pendaftaran, masyarakat cukup membawa fotocopy KTP atau KK. Pemberangkatan bisa dilakukan di PT Maspion, PWNU, maupun ITS,” paparnya.
“Mudik gratis ini melayani seluruh kabupaten/kota di Jatim. Jadi tak perlu khawatir masyarakat yang jauh seperti di Pacitan atau Ngawi, karena mudik gratis ini sampai di kabupaten itu,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, tujuan mudik gratis dan balik angkutan bus ini diharapkan akan dapat mengurangi jumlah kepadatan kendaraan di jalan serta dapat memperkecil kejadian kecelakaan di jalan pada saat Lebaran mendatang.
Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan ini, selain itu, juga bisa mengurangi kecelakaan lalulintas di jalan, terutama pada pemudik yang menggunakan sepeda motor (roda dua).
Menurutnya, adanya mudik gratis dapat membantu serta memberikan kesempatan pulang ke kampung halaman dengan cara aman dan nyaman serta tidak dipungut biaya sehingga uangnya bisa digunakan untuk keperluan yang lain,” ujarnya. (Ir/ris)
Read more...
Satpol PP,Bongkar Reklame Tak Berizin,Nemui Kesulitan Di Lokasi.
MenurutPetugas,pembongkaran tempat reklame tersebut diakuinya,”Tingkat kesulitannya Sangat sulit sebab,Pembongkaran kerangka tempat reklame yang berbentuk besi dengan ukaran yang besar harus,mendatangkan alat berat,apalagi keberadaan tempat reklame dekat dengan tempat Cafe,” Ujar Deny Upah Maho Kepala Bidang Pengembangan kapasitas Sat Pol PP surabaya. rabu (10/072013) Pembongkaran tempat reklame milik CV Orscar Adtervising yang ada jalan tidar terpaksa harus dibongkar oleh petugas sat pol pp dibantu dari tim reklame yang sudah mendapat rekomendasi dari DCKTR membutuhkan waktu dua hari, ini merupakan bagian titik pertama 50 reklame yang harus dibongkar dari jumlah sebanyak 843 reklame yang tidak memiliki izin belum lagi reklame yang ada di tempat percil-percil di yang ada di surabaya. (Ir)
Read more...
Pemkot Menggelar Bazar Pasar Murah Di 10 Titik Lokasi.
Kabar7news.com.Surabaya – Bazar Ramadhan yang digelar Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya kembali hadir di tengah masyarakat Kegiatan rutin tahunan ini, setidaknya mampu menjadi solusi ditengah melambungannya harga kebutuhan pokok saat Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 H.Tahun ini, pemkot menggelar bazar pasar murah di 10 titik lokasi meliputi, sentra ikan bulak (11,12,13 Juli), Rusun Randu (12,13,14 Juli), Rusun Penjaringan Sari (13,14,15 Juli), Lapangan Gunung Anyar (14,15,16 Juli), dan Rusun Grudo (18,19,20 Juli). Selain itu, bazar juga diadakan di lapangan voli Simohilir (19,20,21 Juli), halaman kantor Kecamatan Tandes (20,21,22 Juli), halaman gedung Pandan Sari, Kecamatan Benowo (21,22,23 Juli); halaman SMP Negeri 11 (26,27,28 Juli) serta lapangan Waru Gunung (27,28,29 Juli).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro, mengatakan, sepuluh lokasi tersebut mendapat prioritas lantaran mayoritas penduduknya berpenghasilan menengah ke bawah. Sebagaimana diketahui, fenomena kenaikan harga ketika masuk bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri selalu terjadi setiap tahun. Kondisi tersebut tentu cukup memberatkan sebagian warga, terutama yang berpenghasilan pas-pasan.
Selain bertujuan menyediakan aneka barang kebutuhan dengan harga yang terjangkau, Bazar Ramadhan lanjut Widodo, juga sebagai momen memperkenalkan produk usaha produsen dan usaha kecil menengah (UKM) kepada masyarakat. “Jenis produk yang dijual meliputi sembako, pakaian,
makanan, minuman, aksesoris, buku, kerajinan tangan, dan lain sebagainya,” ujar mantan Kabag Perekonomian ini, Rabu (10/07/2013)
Dia menambahkan, khusus untuk seluruh rangkaian bazar kali ini, Disperdagin melibatkan 30 perusahaan produsen dan 122 UKM. “Harapannya, kegiatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” kata Widodo. (Ir).
Read more...
Pemkot Akan Naikkan Denda Bagi Pelanggar IMB Sebesar 10 Persen .
Kabar7news.com.Surabaya- Rencana pemerintah kota (pemkot) Surabaya, yang bakal menaikan denda bagi pelanggar ijin mendirikan bangunan (IMB) sebasar 10 persen dari nilai bangunan, menuai sorotan tajam dari sejumlah anggota Komisi D DPRD Surabaya. Para anggota legislatif itu menilai, langkah pemkot tersebut sudah sangat terlambat.“Saya tidak tahu, apa yang membuat pemkot baru sekarang akan memberlakukan denda 10 persen ini,” ujar Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, Rabu (10/7/2013).
Menurut Khusnul Khotimah, mengacu pada surat edaran yang diberikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), seharusnya denda sepuluh persen bagi pemilik bangunan yang melanggar sudah diterapkan sejak beberapa tahun yang lalu. Mengingat, surat edaran yang diberikan Mendagri sudah cukup lama. Yaitu pada tahun 2002.
Berbeda dengan Khusnul Khotimah, anggota Komisi D lainya Masduki Toha lebih menyoroti masalah perubahan alih fungsi lahan. Dimana antara rencana tata ruang wilayah (RTRW) tahun 2007 dengan RTRW yang baru ditemukan banyak perbedaan.
“Dalam rabat badan musyawarah (Banmus), kami mendapat pencerahan soal masalah ini,” kata Masduki Toha.
Maduki Toha mencontohkan alih fungsi lahan terbuka hijau (RTH). Menurutnya, jika mengacu RTRW tahun 2007 lahan yang masuk wilayah RTH tidak boleh dimanfaatkan. Sedangkan dalam rencana tata ruang wilayah yang baru, larangan tersebut sudah tidak ada. Akibatnya, kini mulai banyak pengembang yang berlombah-lombah melakukan pembangunan.
“Ini yang membingungkan. Seandainya dinyatakan melanggar, lalu nanti dendanya diikutkan aturan yang mana?. Sebab saat ini, banyak terjadi pembangunan proyek fisik dengan alasan mengikuti RTRW baru,” tanya Masduki Toha.
Apalagi, sesuai dengan rancangan pembangunan jangkah menengah daerah (RPJMD) juga menggunakan RTRW yang baru sebagai acuanya. Makanya, tidak mengherankan bila saat ini ada usulan rencana tata ruang wilayah Kota Surabaya tidak segera digedok.
“Saran saya, biar tidak terjadi pelanggaran dikembalikan dulu hingga RTRW yang bari digedok,” saran legislator asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Sementara menyikapi pernyataan yang disampaikan sejumlah Komisi D, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Eri Cahyadi, secara tegas menyatakan sebagai pemangku kekuasaan di Surabaya pihaknya tidak bisa begitu saja menyetop perijinan yang diajukan masyarakat. Sebagai gantinya, pihaknya menggunakan Perda No 3 tahun 2007 sebagai dasar.
“Itu artinya, untuk pengajuan ijin IMB, kita tidak mangacu pada RTRW. Tapi perda tadi itu. Harusnya, jika mengacu pada RTRW sekarang, maka pembangunan juga harus dikerjakan saat ini,” tegas Eri Cahyadi.
Sebab, jika sampai pemerintah kota berhenti melayani, tentu jumlah bangunan yang tidak berijin di Surabaya akan semakin banyak. Sebagai solusinya, pemkot berencana mengganti lahan yang dimiliki warga.
“Itu adalah bentuk tanggung jawab dari pemerintah kota. Dan ganti rugi tersebut, hanya diberikan bagi bangunan yang dikerjakan sebelum terbitnya Perda No 3 tahun 2007,” tandas pria yang menggantikan posisi Agus Imam Sonhaji itu.
Sementara untuk pemberlakuakn denda 10 persen bagi pemilik bangunan yang melanggar, menurutnya, langkah itu sebagai ganti terhadap perda lama yang hanya memberikan denda maksimal Rp 50 juta bagi pelanggar.
“Saya harap warga tidak takut. karena untuk hitung-hitunganya kami memiliki mekanisme sendiri. Apalagi, besaran denda yang diberikan antara rumah hunian dengan pergudangan dan hotel juga tidak sama,” pintanya.(Ir/Tr)
Read more...
Awal Ramadhan,Polres Klaten Sisir Pedagang Petasan.
Kabar7news.com.Klaten – Dalam rangka menjaga kondisi Kamtibmas saat bulan Ramadhan 1434 H, petugas Satuan Sabhara Polres Klaten, Rabu (10/07/2013) melakukan razia petasan di sejumlah pedagang di wilayah Klaten.Awalnya razia dilakukan di Klaten Kota, namun sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang yang biasanya berjualan petasan ternyata tidak ditemukan petugas. Bahkan, sebuah swalayan besar yang biasanya menyediakan petasan setelah didatangi petugas juga tidak menemukan satupun jenis petasan.
Kemudian razia dilanjutkan ke wilayah Delanggu. Di sebuah PKL yang berlokasi di perempatan Pasar Delanggu, petugas mencoba satu persatu jenis kembang api maupun mercon yang dijualbelikan dengan cara dinyalakan. Hasilnya petugas menemukan sekitar 5 jenis petasan yang bisa meledak. Petasan yang berdaya ledak cukup keras itu langsung didata petugas dan disita sebagai barang bukti.
Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kasat Sabhara AKP Mardjuki mengungkapkan, razia terhadap petasan akan terus dilakukan hingga mendekati lebaran, untuk menjaga kondisi kamtibmas dan memberi ketenangan kepada umat islam yang sedang menjalankan puasa. “Diduga pada awal Puasa ini masih banyak pengepul petasan yang belum mengeluarkan dagangannya, namun kami akan terus melakukan razia petasan disejumlah pedagang,” ungkap AKP Mardjuki kepada Timlo.net.
Selain merazia petasan, petugas juga merazia sejumlah lokasi yang disinyalir masih digunakan sebagai lokasi prostitusi, seperti di Desa Gatak, Delanggu dan Sigayor, Bulan, Wonosari. Namun dari 2 lokasi tersebut petugas tidak menemukan seorang PSK maupun lelaki hidung belang.(Ir/Sb-timlo)
Read more...
7 ABG Digrebek,Saat Sahur Bersama Sambil Pesta Minuman Keras ( Miras )
Kabar7news.com.Klaten – Sebanyak 7 anak baru gede (ABG), yang salah satunya masih berstatus sebagai siswi di salah satu SMK negeri di wilayah Klaten, Rabu (10/7) dinihari, ditangkap di salah satu rumah di wilayah Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan karena diduga melakukan pesta minuman keras.Ketujuh remaja itu, terdiri 4 di laki-laki dan 3 perempuan. Mereka masing-masing NSP (18) warga Danguran, BF (17) warga Glodokan, AJ (20) warga Mojayan dan MNC (19) warga Trunuh. Sedangkan yang perempuan adalah AML (18) warga Mojayan, ANP (18) warga Duwet, Ngawen, dan HMS (17) warga Duwet, Ngawen.
Dari tangan ketujuh remaja itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sisa Miras jenis ciu yang masih di dalam tempat minuman atau teko. Ketujuh ABG tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Klaten Kota untuk didata dan diberi pembinaan.
Di hadapan polisi, mereka mengaku awalnya hendak sahur bersama. Namun ternyata sang pemilik rumah, MNC (19) justru menyediakan ciu. “Saya cuma nonon TV dan awalnya ingin sahur, gak tahu kok ada Miras,” ujar AML kepada Timlo.net.
Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kapolsek Klaten Kota AKP Herus Setyangingsih mengungkapkan, penangkapan ketujuh remaja yang diduga pesta Miras itu berawal dari adanya laporan masyarakat. “Setelah ada laporan dari masyarakat, petugas kami langsung menuju salah satu rumah yang berlokasi di Trunuh dan berhasil mengamankan ketujuh remaja yang sedang pesta Miras,” ungkap Herus Setyaningsih.
Ketujuh remaja itu kemudian didata dan diberi pembinaan. Mereka juga dipertemukan dengan orang tua masing-masing agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Sementara bagi remaja yang terbukti sudah mengkonsumsi Miras bakal dikenai sanksi tindak pidana ringan (Tipiring).(Ir/Timlo)
Read more...





